Harga Sembako di Jawa Timur Mengalami Fluktuasi Menjelang Akhir Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Perkembangan harga sembako hari ini, Senin, 29 Juni 2026, menunjukkan fluktuasi yang signifikan pada sejumlah komoditas pangan utama di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan data rata-rata Siskaperbapo Jawa Timur yang tercatat menjelang awal pekan ini, pergerakan harga terjadi pada sektor bahan bakar rumah tangga, sayuran, hingga daging.

Komoditas gas elpiji ukuran 3 kilogram memimpin kenaikan harga di pasar eceran pada pantauan terbaru. Selain itu, kelompok sayuran seperti cabai rawit merah serta sektor daging sapi paha belakang juga mengalami lonjakan yang membebanyak anggaran belanja konsumen.

Sebaliknya, tren penurunan harga yang cukup signifikan justru terjadi pada sektor daging dan telur ayam kampung. Penurunan ini memberikan sedikit ruang napas bagi konsumen di tengah naiknya beberapa komoditas pokok lainnya.

Berdasarkan pencatatan resmi dari Siskaperbapo Jawa Timur, dinamika harga pangan nasional di tingkat eceran daerah bergerak sangat dinamis. Beberapa bahan pokok mengalami penyesuaian harga jika dibandingkan dengan periode hari sebelumnya.

Masyarakat yang ingin melakukan cek harga bawang merah terbaru dapat melihat adanya penurunan yang cukup konsisten, begitu pula dengan komoditas bawang putih dan minyak goreng program pemerintah.

Berikut adalah tabel rincian perubahan harga sembako hari ini berdasarkan komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan di wilayah Jawa Timur:

Daftar Perubahan Harga Komoditas Sembako di Jawa Timur
Nama Komoditas SembakoPerubahan Harga (Rp)Status Pergerakan
Gas Elpiji 3 KgRp 412 (2,07%)Naik
Cabai Rawit MerahRp 1.324 (3,16%)Naik
Daging Sapi Paha BelakangRp 1.164 (0,93%)Naik
Daging Ayam KampungRp 2.240Turun
Telur Ayam KampungRp 1.693Turun
Bawang PutihRp 792Turun
Bawang MerahRp 514Turun
Minyak Goreng Kemasan PemerintahRp 118Turun
Harga Kebutuhan Pokok Hari Ini, Beras Hingga Minyak Kompak Naik | Official iNews

Faktor Perubahan Harga Sembako Hari Ini

Pergerakan nilai jual barang pokok di pasar tradisional ini dipengaruhi oleh pasokan stok serta kelancaran distribusi dari tingkat produsen ke pedagang eceran. Fenomena "kenapa harga elpiji naik hari ini" menjadi perbincangan hangat di kalangan ibu rumah tangga akibat adanya penyesuaian sebesar Rp 412 atau sekitar 2,07 persen.

Kenaikan harga pangan nasional, khususnya pada cabai rawit merah yang melonjak Rp 1.324 (3,16 persen), disinyalir akibat faktor cuaca yang memengaruhi hasil panen di tingkat petani lokal Jawa Timur. Lonjakan juga terjadi pada daging sapi paha belakang yang naik sebesar Rp 1.164.

Daftar Komoditas yang Mengalami Kenaikan Harga

Masyarakat perlu mengantisipasi pengeluaran tambahan untuk beberapa barang berikut yang tercatat mengalami kenaikan tarif eceran:

  • Gas elpiji subsidi 3 kg mengalami kenaikan rata-rata Rp 412 per tabung.
  • Cabai rawit merah mengalami lonjakan sebesar Rp 1.324 per kilogram.
  • Daging sapi paha belakang mengalami kenaikan harga sebesar Rp 1.164 per kilogram.

Daftar Komoditas yang Mengalami Penurunan Harga

Di sisi lain, terdapat kabar baik bagi konsumen karena beberapa bahan pangan pokok justru mengalami penurunan harga yang cukup merata:

  • Daging ayam kampung mengalami penurunan paling tajam sebesar Rp 2.240 per kilogram.
  • Telur ayam kampung turun sebesar Rp 1.693 per kilogram.
  • Bawang putih mengalami penurunan sebesar Rp 792 per kilogram.
  • Bawang merah disesuaikan turun sebesar Rp 514 per kilogram.
  • Minyak goreng kemasan program pemerintah turun tipis sebesar Rp 118 per liter.

Pemantauan Harga Pangan Nasional

Secara berkala, pemantauan harga bahan pokok terus dilakukan oleh instansi terkait untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Selain Siskaperbapo untuk skala regional Jawa Timur, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional juga melakukan perekaman data sejenis.

Lembaga PIHPS Nasional merupakan instansi resmi yang dikelola langsung oleh Bank Indonesia. Tugas utamanya adalah mencatat seluruh perkembangan harga komoditas pangan pokok di tingkat pedagang eceran secara nasional, guna memitigasi risiko inflasi daerah.

Data fluktuasi harga eceran ini diproyeksikan akan terus bergerak menyesuaikan tingkat permintaan pasar dan stabilitas pasokan pasca-akhir pekan di seluruh pasar tradisional Jawa Timur.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed