Huawei dan Apple Menguasai Pasar Ponsel Tiongkok Saat Penjualan Melesu
Pangsa pasar pengiriman ponsel pintar milik Huawei dan Apple mencatatkan peningkatan signifikan di Tiongkok pada kuartal kedua (Q2) 2026. Capaian ini terjadi di tengah penurunan total penjualan ponsel di wilayah tersebut, seperti dilaporkan oleh IDC dan dikutip dari Gadgetren. Secara umum, pengiriman ponsel pintar di Tiongkok menyusut 4,3 persen Year over Year (YoY) dengan total 66 juta unit.
Tren penurunan ini memperpanjang masa kelesuan pasar selama lima kuarter berturut-turut, akibat lonjakan harga komponen dasar seperti memori. Tekanan harga memicu penurunan volume penjualan bagi mayoritas pabrikan, termasuk OPPO, vivo, Xiaomi, hingga Samsung. Sebaliknya, Huawei dan Apple mencatatkan lonjakan pengiriman di kisaran 20 hingga 25 persen.
Huawei menguasai 22,6 persen pangsa pasar pada Q2 2026 berkat kenaikan YoY sebesar 19,4 persen. Sementara itu, Apple mengamankan 18,1 persen pangsa pasar dengan lonjakan pengiriman YoY mencapai 24,4 persen. Merek lain rata-rata mengalami penusutan volume lebih dari 10 persen.
Strategi penstabilan harga serta penyelenggaraan program promosi menjadi faktor kunci keberhasilan Huawei dan Apple. Konsumen terdorong membeli iPhone 17 lebih awal setelah Apple memberi sinyal kenaikan harga, sedangkan Huawei konsisten memperluas portofolio produknya. Lonjakan biaya komponen memori dan pemangkasan subsidi pemerintah membuat konsumen menahan diri untuk melakukan peremajaan perangkat. Keterbatasan stok suku cadang berbiaya normal mulai menekan margin produksi para vendor sejak pertengahan tahun.
Kondisi pasar diperkirakan masih terus tertekan hingga tahun 2027 seiring tingginya harga komponen memori. Meski demikian, siklus penundaan pembelian oleh konsumen diprediksi akan memicu pemulihan permintaan pada periode mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow