Jannik Sinner Pertahankan Gelar Juara Wimbledon 2026

Smallest Font
Largest Font

Gelar juara tunggal putra Wimbledon 2026 resmi diraih oleh petenis nomor satu dunia asal Italia, Jannik Sinner. Keberhasilan ini dipastikan usai dirinya mengalahkan Alexander Zverev melalui pertarungan empat set dengan skor 6-7, 7-6, 6-3, 6-4 pada partai puncak di All England Club, dilansir dari Bola.

Kemenangan tersebut mengukuhkan posisi Sinner sebagai petenis ke-10 pada era Open yang sukses mempertahankan gelar tunggal putra di Wimbledon. Bagi atlet asal Italia ini, piala tersebut menjadi koleksi gelar Grand Slam kelima sepanjang karier profesionalnya.

Aksi pantang menyerah Sinner terlihat jelas pada momen krusial di set ketiga saat ia sempat terjatuh di tengah reli panjang. Petenis tersebut langsung bangkit hingga memicu kesalahan lawan, yang sekaligus menjadi titik balik keberhasilannya mengunci kemenangan usai laga berjalan hampir tiga jam.

Pencapaian manis di turnamen rumput prestisius ini berbanding terbalik dengan lika-liku yang harus dihadapi Sinner sebelum ajang dimulai. Pada bulan sebelumnya, langkah Sinner terhenti secara mengejutkan di babak kedua French Open saat bersua Juan Manuel Cerundolo.

Ujian fisik dan mental Sinner berlanjut pada laga pembuka Wimbledon 2026. Ia dipaksa bermain hingga lima set oleh Miomir Kecmanovic sebelum akhirnya berhasil keluar dari tekanan dan membalikkan keadaan.

"Gelar ini sangat berarti karena setelah apa yang terjadi di Paris, semuanya tidak mudah," ujar Sinner.

"Tahun lalu juga berat. Namun, ketika datang ke sini saya hanya berusaha menempatkan diri pada kondisi terbaik agar bisa bersaing. Kami menjalani begitu banyak hari yang panjang dan mengorbankan banyak hal untuk bisa berada di posisi ini," katanya.

Dominasi Luar Biasa dan Penampilan Konsisten

Selepas melewati drama di putaran pertama, performa Sinner melaju tanpa hambatan berarti. Ia menyapu bersih lima laga berikutnya lewat kemenangan tiga set langsung, termasuk menyingkirkan Novak Djokovic pada babak semifinal hanya dalam durasi dua jam 20 menit.

Mantan petenis nomor satu Inggris, Tim Henman, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi yang ditunjukkan Sinner sepanjang turnamen.

"Seperti para pemain hebat lainnya, dia selalu menemukan cara untuk menang. Penampilannya melawan Djokovic dan Zverev benar-benar kelas dunia," kata Henman.

Ketangguhan permainan Sinner di lapangan juga mendapat perhatian dari mantan juara Wimbledon, Marion Bartoli, yang menilai adanya kemiripan gaya bertanding dengan legenda tenis dunia.

"Saya rasa kita sedang menyaksikan Novak Djokovic versi baru untuk 10 hingga 15 tahun ke depan," ujar Bartoli.

"Cara dia bertahan di bawah tekanan dan mampu mengeluarkan pukulan luar biasa pada saat-saat krusial benar-benar mengingatkan saya kepada Djokovic," tuturnya.

Dominasi Sinner memang tercermin jelas dari catatan statistiknya di sepanjang musim ini. Atlet berusia muda tersebut sukses membukukan 44 kemenangan dari total 47 pertandingan yang dijalaninya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed