Kedatangan Anthony Gordon ke Barcelona Ancam Posisi Marcus Rashford

Smallest Font
Largest Font

Masa depan Marcus Rashford di Barcelona kini berada dalam ketidakpastian. Situasi ini terjadi setelah Blaugrana mendatangkan Anthony Gordon dengan nilai transfer fantastis mencapai 80 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun. Seperti dikutip dari Bola, Gordon sudah berada di Spanyol untuk menyelesaikan proses kepindahannya.

Winger berkebangsaan Inggris tersebut menyepakati kontrak berdurasi lima tahun di Camp Nou dan diproyeksikan menjadi kompetitor Raphinha di sektor kiri penyerangan. Kehadiran Gordon menjadikan dirinya sebagai pemain Inggris kedua yang berseragam Barcelona sejak tahun 1990. Status pemain Inggris pertama dalam periode tersebut justru dipegang oleh Rashford yang merapat pada musim panas tahun lalu.

Selama masa peminjaman, Rashford sebenarnya tampil produktif dengan terlibat dalam 28 gol dari 49 pertandingan di semua kompetisi. Namun, Barcelona ragu untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 30 juta euro.

Keputusan klub Catalan menggelontorkan dana lebih besar untuk Gordon yang berposisi sama menjadi sinyal tipisnya peluang Rashford untuk bertahan. Kendati demikian, penyerang Manchester United itu dilaporkan masih berambisi memperkuat Barcelona musim depan. Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa manajemen Barcelona tetap berburu penyerang tengah baru setelah berpisah dengan Robert Lewandowski yang kini telah menginjak usia 37 tahun.

Gordon memang beberapa kali dipasang sebagai false nine sepanjang kariernya. Walau begitu, kedatangannya tidak menghapus kebutuhan klub akan sosok penyerang nomor sembilan murni. Dalam daftar belanja klub, nama Rashford bukan menjadi pilihan utama. Barcelona dikabarkan lebih memprioritaskan perekrutan Julian Alvarez atau Joao Pedro untuk mengisi lini depan mereka.

Kemampuan Rashford bermain di posisi penyerang tengah tetap membuatnya masuk dalam pertimbangan manajemen. Meskipun demikian, sang pemain lebih nyaman beroperasi di sektor sayap kiri. Hingga saat ini, pihak Rashford maupun perwakilannya dikabarkan belum menerima komunikasi resmi dari Barcelona mengenai rencana klub pascatransfer Gordon. Kondisi tersebut membuat masa depannya kian menggantung.

Sikap Tegas Manchester United

Pihak The Athletic mengungkapkan bahwa sejumlah petinggi Barcelona menilai upaya untuk mempertahankan Rashford kini menjadi jauh lebih rumit. Keadaan ini jelas merugikan sang penyerang yang ingin statusnya dipermanenkan.

Manchester United tetap menunjukkan sikap yang tegas terkait situasi ini. Selama masa peminjaman, Setan Merah enggan membuka ruang negosiasi ulang untuk klausul pembelian dan menolak skema peminjaman kedua.

Peluang paling realistis bagi Rashford untuk tetap tinggal di Camp Nou adalah jika Barcelona melepas Raphinha. Winger Brasil tersebut mencatatkan kontribusi 29 gol dan assist sepanjang musim 2025/2026 meski sempat didera cedera.

Peluang Kembali ke Old Trafford

Apabila opsi pembelian permanen tidak diaktifkan oleh Barcelona, Rashford secara otomatis akan kembali ke Manchester United setelah masa peminjamannya selesai.

Rashford pertama kali meninggalkan klub masa kecilnya pada Januari 2025 untuk dipinjamkan ke Aston Villa. Pada momen tersebut, ia dinilai gagal meyakinkan Ruben Amorim dalam sesi latihan tim. Kondisi internal Manchester United saat ini sudah mengalami perubahan.

Ruben Amorim telah digantikan oleh Michael Carrick, mantan rekan setim sekaligus kapten Rashford, yang kini memimpin stabilitas tim. Setan Merah juga sedang membutuhkan pemain untuk mengisi sektor kiri lini serang. Kehadiran Rashford dinilai bisa menjadi solusi ekonomis untuk menghemat anggaran belanja klub.

Dengan memaksimalkan tenaga Rashford, Manchester United dapat mengalihkan dana transfer untuk memperkuat lini tengah, berburu bek kiri baru, serta mendatangkan penjaga gawang pelapis.

Michael Carrick sendiri tidak menutup kemungkinan untuk memasukkan kembali Rashford ke skuad utama. Keputusan akhir kini berada di tangan sang pemain untuk menyukseskan proyek ambisius klub bertajuk Project 150.

Opsi Klub Baru di Eropa

Jika kesepakatan dengan Barcelona dan Manchester United menemui jalan buntu, karier Rashford berpotensi berlanjut di klub lain. Setan Merah lebih memprioritaskan penjualan secara permanen. Aston Villa bisa menjadi pelabuhan menarik di Premier League. Klub besutan Unai Emery tersebut baru saja memenangi Liga Europa dan akan berkompetisi di Liga Champions musim depan.

Rashford pernah menyampaikan apresiasi terbuka kepada Emery yang membantu membangkitkan kariernya selama 18 bulan terakhir. Kebutuhan Villa akan meningkat jika mereka melepas Morgan Rogers. Chelsea juga menjadi opsi lain yang memungkinkannya bertahan di Inggris.

Kebijakan mengandalkan pemain muda membuat Chelsea terlempar ke posisi ke-10 klasemen Premier League musim 2025/2026. Kondisi Newcastle United turut memicu spekulasi transfer. Jika Gordon resmi pergi, The Magpies memerlukan suksesor sepadan di lini depan dan dana penjualannya bisa membantu kepatuhan aturan keuangan.

Karier di luar Inggris tetap terbuka lebar bagi Rashford setelah pengalamannya di Spanyol. Bayern Munchen yang sebelumnya mengincar Gordon diketahui cukup aktif memantau talenta dari pasar sepak bola Inggris.

Selain Jerman, AC Milan di Italia dapat menjadi tujuan yang realistis. Manajemen Rossoneri baru saja melakukan perombakan besar dengan memecat pelatih Massimiliano Allegri dan Rashford dianggap cocok untuk proyek baru di San Siro.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow