Koalisi Gorontalo Hadapi Erosi Politik dan Tantangan Ekonomi

Smallest Font
Largest Font

Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat khusus evaluasi posisi politik dalam pemerintahan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah pada Senin malam, 24 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Ulanda.

Ketua Fraksi sekaligus Sekretaris DPD I Golkar Gorontalo Ghalieb Lahidjun menegaskan bahwa dukungan politik partainya bukan merupakan cek kosong dalam koalisi pemerintahan provinsi tersebut.

"dukungan politik bukan cek kosong," kata Ghalieb Lahidjun, Ketua Fraksi sekaligus Sekretaris DPD I Golkar Gorontalo.

Ghalieb menambahkan bahwa kerja sama politik seharusnya dapat menghadirkan dampak positif yang saling menguntungkan bagi masyarakat maupun keberlanjutan elektoral partai.

Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo Meyke Kamaru turut memberikan peringatan terkait dengan komitmen awal pembentukan koalisi pengusung.

"modal politik bersama ini jangan digunakan untuk kepentingan membangan citra politik sepihak," ujar Meyke Kamaru, Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo.

Meyke mengingatkan bahwa kemenangan pasangan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah pada Pilgub Gorontalo merupakan hasil kerja keras bersama seluruh partai pengusung.

Pemerintah Provinsi Gorontalo merespons situasi tersebut melalui rapat pimpinan yang dihadiri langsung oleh Gusnar Ismail dan Idah Syahidah dua hari setelah evaluasi Golkar. Pihak pemprov menegaskan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan normal dan jalur komunikasi antarunsur koalisi masih terpelihara dengan baik.

Dinamika internal koalisi ini terjadi di tengah data pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang dicatat BPS Provinsi Gorontalo sebesar 7,68 persen pada triwulan I-2026 dan 6,20 persen pada triwulan II-2026. Namun, sektor ketenagakerjaan mencatat penurunan jumlah penduduk bekerja sebanyak 30.868 orang antara Februari hingga Mei 2026.

Secara politik, pasangan Gusnar-Idah yang diusung Demokrat, Golkar, Gerindra, dan PBB meraih 295.983 suara atau 43,40 persen pada Pilgub 2024. Di parlemen, koalisi pengusung tersebut menguasai 16 dari total 44 kursi DPRD Provinsi Gorontalo.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed