Maarten Paes Bawa Ajax Amsterdam Segel Tiket Conference League

Smallest Font
Largest Font

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes menjadi pahlawan kemenangan Ajax Amsterdam atas Utrecht dalam drama adu penalti pada laga playoff Conference League hari Minggu (24/5/2026). Hasil tersebut memastikan Ajax menyegel tiket tampil di Europa Conference League musim depan, sebagaimana dilansir dari Bola. Klub legendaris Belanda tersebut menyudahi kompetisi Eredivisie musim 2025/2026 dengan finis di peringkat kelima klasemen akhir.

Keberhasilan lolos ke kompetisi Eropa diraih setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, sebelum akhirnya Ajax unggul dalam babak adu penalti. Dalam penentuan lewat titik putih tersebut, empat eksekutor Ajax berhasil mencetak gol. Sebaliknya, Paes tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan dua pemain Utrecht, yaitu Sébastien Haller dan Souffian El Karouani.

Catatan statistik menunjukkan performa impresif penjaga gawang berusia 27 tahun itu sepanjang musim perdananya. Paes selalu dipercaya tampil dalam 13 pertandingan beruntun, termasuk 11 laga pamungkas di Eredivisie serta dua partai playoff melawan Groningen dan Utrecht.

Meskipun gawangnya kebobolan 11 kali di kompetisi liga, mantan pemain FC Dallas ini sanggup menorehkan lima kali clean sheet. Nilai rata-rata performanya mencapai angka 7,18 per pertandingan sejak melakoni debut melawan NEC Nijmegen di Johan Cruyff ArenA pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Penjaga gawang utama De Godenzonen ini mengaku tidak ambil pusing dengan tekanan eksternal dan memilih fokus pada sisa kontraknya yang masih berjalan tiga tahun lagi di Amsterdam.

"Saya merasa sangat betah di Amsterdam, karena setelah tinggal di luar negeri selama lima tahun. Amsterdam kota yang indah dengan cuaca yang saya inginkan. Sekarang saya dapat menjalani pramusim penuh, di mana saya dapat membangun ikatan dengan rekan-rekan setim saya," ungkap Maarten Paes kepada De Telegraaf baru-baru ini.

Pemain kelahiran Belanda ini sempat menghadapi gelombang kritik tajam dari para pengamat sepak bola setempat sejak didatangkan pada Januari 2026. Kendati demikian, Paes menilai penampilannya terus mengalami grafik peningkatan dari waktu ke waktu.

"Jika Anda melihat beberapa pertandingan terakhir saya, Anda pasti dapat melihat kemajuan di semua area. Saya fokus pada diri saya sendiri dan mencoba untuk menjadi kiper yang lebih baik dan pribadi yang lebih baik," ungkap Maarten Paes. Proses adaptasi yang singkat diakui menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya saat pertama kali merumput di kompetisi tertinggi Belanda.

Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mendongkrak performanya secara bertahap pada masa jeda kompetisi. "Saya tidak punya cukup waktu untuk menyesuaikan diri, tetapi saya mencoba untuk melakukannya selangkah demi selangkah selama pertandingan dan meningkatkan kualitas beberapa persen setiap minggunya. Setelah musim berakhir, saya akan mengerjakan detail-detail kecilnya," tegas Maarten Paes.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed