PBSI Tarik Sembilan Wakil Indonesia dari China Masters 2026

Smallest Font
Largest Font

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memutuskan untuk menarik sembilan wakil Indonesia dari kejuaraan China Masters 2026 pada Senin (31/8/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengaturan program pemain demi mengoptimalkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Sembilan wakil yang dibatalkan tampil pada turnamen BWF World Tour Super 750 di Shenzhen tersebut mencakup sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putri, hingga ganda campuran. Di antaranya adalah Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, serta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Selain itu, sektor ganda putri kehilangan empat pasangan yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. Dua ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, juga dipastikan batal bertanding.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, memberikan penjelasan terkait alasan penarikan para atlet tersebut dari ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 1-6 September tersebut.

"Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian.

Dengan penarikan ini, Indonesia hanya menyisakan empat wakil pada China Masters 2026. Mereka adalah tunggal putra Jonatan Christie, serta tiga pasangan ganda putra yakni Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.

PBSI memaparkan bahwa keputusan untuk tetap memberangkatkan sejumlah pemain telah disesuaikan dengan kebutuhan individu para atlet, termasuk pertimbangan poin peringkat dunia BWF.

"Sekaligus menjaga match feel dan ritme pertandingan sebelum Asian Games," ujar Eng Hian.

China Masters menjadi salah satu turnamen pemanasan terakhir sebelum gelaran Asian Games Aichi-Nagoya yang berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober 2026, dengan cabang olahraga bulu tangkis mulai dipertandikan pada 20 September. Keputusan ini ditegaskan bukan merupakan daftar final skuad Indonesia.

"Mereka masih dalam long list dan tetap akan kami evaluasi berdasarkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim," kata Eng Hian.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed