Polres Pasuruan Kota Selidiki Kasus Penipuan Gadis Gadingrejo Kehilangan iPhone dan Motor
Kasus penipuan kenalan lewat medsos kembali memakan korban di wilayah Jawa Timur setelah seorang gadis asal Gadingrejo, Kota Pasuruan, kehilangan sepeda motor dan satu unit iPhone miliknya pada pekan lalu. Peristiwa tersebut bermula saat korban menemui seorang pria yang mengaku berasal dari Mojokerto setelah sebelumnya intens berkomunikasi secara daring.
Aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah menerima laporan resmi dari pihak korban. Korban yang mengalami kerugian materi bernilai puluhan juta rupiah tersebut kini tengah dimintai keterangan lebih lanjut guna mengidentifikasi pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi kejahatan ini bermula dari perkenalan korban dengan seorang pria asing di platform media sosial. Komunikasi yang semula intens berlanjut pada kesepakatan untuk melakukan pertemuan langsung secara fisik.
Setelah menyepakati lokasi pertemuan, keduanya akhirnya memutuskan untuk bertemu dan berkencan di wilayah Pasuruan. Namun, di tengah pertemuan tersebut, terduga pelaku melancarkan aksi tipu muslihatnya untuk membawa lari harta benda milik korban.
Aan, seorang pemilik CCTV warung di sekitar lokasi kejadian perkara kriminal tersebut, memaparkan situasi awal sebelum peristiwa nahas itu terjadi.
"Kalau dari korban katanya kenal di medsos, kemudian janjian dan jalan. Ngakunya itu anak Mojokerto,"
Pelaku memanfaatkan kelengahan korban saat mereka sedang bersama di lokasi pertemuan. Tanpa disadari oleh korban, pelaku langsung menggasak satu unit sepeda motor beserta satu unit gawai premium iPhone milik korban, lalu segera melarikan diri dari lokasi kejadian.
Penyelidikan Intensif Polres Pasuruan Kota
Aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Kota kini tengah berfokus penuh untuk memburu pelaku penipuan tersebut. Langkah-langkah taktis pengumpulan bahan keterangan terus dioptimalkan demi melacak keberadaan terlapor yang diduga menggunakan identitas palsu saat berkenalan.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa seluruh laporan dari pihak korban telah resmi diterima dan langsung ditindaklanjuti secara serius oleh jajaran penyidik.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menegaskan komitmen institusinya dalam mengusut tuntas kasus penipuan bermodus janjian ketemu di pasuruan ini.
"Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Pasuruan Kota. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan dan petugas sedang mengumpulkan alat bukti serta melakukan pendalaman untuk mengungkap keberadaan terlapor,"
Langkah penyelidikan awal difokuskan pada pemeriksaan saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP) serta melacak riwayat komunikasi digital antara korban dan pelaku. Polisi juga berupaya menganalisis rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi pelarian pelaku guna memperjelas petunjuk identitas.
Dampak Kerugian dan Imbauan Keamanan
Aksi kejahatan ini menyisakan kerugian yang cukup besar bagi korban, mengingat barang yang dibawa kabur memiliki nilai jual yang tinggi di pasar saat ini.
Rincian Kerugian Korban
- Satu unit sepeda motor milik korban
- Satu unit gawai premium merk iPhone
- Estimasi total kerugian mencapai Rp25 juta
Melalui berita kriminal polres pasuruan kota terbaru ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat luas agar jauh lebih waspada saat menjalin relasi baru di dunia maya. Warga diharapkan tidak mudah percaya dengan identitas daring seseorang, terutama jika orang tersebut mendesak untuk segera melakukan pertemuan langsung dan meminta membawa barang berharga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow