Perenang China Dominasi Nomor 5K AOWSC 2026 Bali
Nomor 5K putra dan putri dalam ajang 12th Asian Open Water Swimming Championship (AOWSC) 2026 telah selesai diselenggarakan. Dilansir dari Bola, tiga perwakilan dari Indonesia belum mampu menembus posisi papan atas dalam kompetisi ini.
Pada kategori putra, Mochammad Akbar Putra Taufik menyelesaikan perlombaan di peringkat ke-18 dengan perolehan catatan waktu 01:01:51,9. Sementara itu, Sang Arka Ning Jaladri Prawatya menyusul pada posisi ke-23 setelah membukukan waktu 01:02:55,5.
Untuk kategori putri, atlet Indonesia Gusti Ayu Made Nadya Saraswati harus puas menempati peringkat ke-17. Ia menyelesaikan seluruh rute perlombaan tersebut dengan catatan waktu 01:07:30,1.
Para perenang asal China tampil sangat dominan pada perlombaan nomor 5K ini. Wu Shutong sukses mengamankan podium pertama di kategori putri setelah mencatatkan waktu 01:02:07,4.
Posisi kedua diraih oleh rekan senegaranya, Chen Yijing, yang menyentuh garis finis dengan catatan waktu 01:02:08,2 atau hanya berselisih 0,1 detik dari sang pemenang. Tempat ketiga diraih oleh perenang asal Vietnam, Vo Thi My Tien, dengan waktu 01:02:20,0.
Dominasi tersebut berlanjut pada kategori putra melalui Tianchen Lan yang keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 00:56:57,0. Peringkat kedua dan ketiga diisi oleh dua perenang Vietnam, yaitu Huy Hoang Nguyen dengan waktu 00:57:04,01 dan Tran Tuan Anh Mai dengan waktu 00:57:04,06.
"Saya sudah mencoba yang terbaik di kesempatan ini," ucap Wu Shutong.
Wu Shutong mengaku telah melaksanakan seluruh instruksi dari pelatih dengan baik lantaran kompetisi ini memberikan tantangan tersendiri bagi dirinya. Kejuaraan ini menjadi pengalaman pertamanya dalam ajang tersebut walau ia sudah berulang kali mengikuti kejuaraan internasional serupa.
"Ini jadi tantangan untuk saya tetapi sekaligus merupakan sesuatu yang memang sudah saya harapkan. Kebetulan, kejuaraan ini yang pertama kalinya," ujar Wu Shutong.
Potensi Sport Tourism di Pantai Jimbaran
Ketua Branding Marketing PB Akuatik Indonesia sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Kiki Taher, memastikan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah ajang 12th AOWSC 2026 dan A-STREAM OWS Series Bali 2026 yang diselenggarakan di area pantai.
Ketum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menilai penunjukan Bali sebagai lokasi turnamen merupakan sebuah keuntungan besar bagi Indonesia. Sebanyak 78 perenang dari 18 negara Asia disuguhkan pemandangan ikonik Pulau Dewata selama berkompetisi.
Pantai Jimbaran yang dipilih sebagai lokasi perlombaan memiliki letak strategis karena diapit oleh kawasan Garuda Wisnu Kencana Cultural Park dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Selain itu, panitia juga menggelar ajang pendukung bertajuk A.Stream OWS Bali Series 2026.
Agenda pendukung tersebut melibatkan sedikitnya 300 perenang pemula dari berbagai wilayah di Indonesia yang diproyeksikan sebagai program pembibitan atlet muda oleh PB Akuatik Indonesia.
"Tentu PB Akuatik Indonesia juga berjuang kepada world akuatik dalam kesempatan ini, karena hanya setahun sekali. Dan walhasil dari 78 atlet dari 18 negara ada di Indonesia. Tadi saya lihat Kazakhstan, Taipei, Hongkong, Thailand, Malaysia dan lain-lain," kata Anindya Novyan Bakrie.
"Dan menariknya digabung lagi dengan A.Stream. Di mana A.Strem itu bisa renang juga tapi bukan 5K atau 10K seperti atlet profesional. Tapi 500 meter atau 400 meter atau ada lagi estafet dan lain-lain," ujar Anindya Novyan Bakrie.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow