Persija Jakarta Tunjuk Muhamad Yusup Prasetiyo Pimpin Pembinaan Pemain Muda

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Persija Jakarta resmi menunjuk Muhamad Yusup Prasetiyo sebagai Head of Youth Development yang baru. Dilansir dari Bola, sosok yang akrab disapa Coach Yoyo ini dipercaya untuk memimpin sekaligus memperkuat sistem pembinaan pemain muda di Akademi Persija. Yusup mengantongi lisensi kepelatihan AFC Pro serta memiliki pengalaman melatih di dalam dan luar negeri.

Manajemen Persija memberikan tanggung jawab kepadanya untuk melanjutkan pengembangan Young Tigers lewat program pembinaan terstruktur, kompetitif, dan berorientasi jangka panjang. Dalam menjalankan tugasnya, Muhamad Yusup Prasetiyo akan berfokus pada tiga pilar utama. Fokus tersebut meliputi peningkatan kualitas pelatih akademi, penciptaan atmosfer latihan yang kompetitif, serta pemberian edukasi non-sepak bola kepada para pemain.

Menurutnya, peningkatan kompetensi arsitek tim adalah fondasi penting dalam proses pembinaan. Pelatih tidak hanya mematangkan aspek teknik, taktik, dan fisik, melainkan juga membentuk mentalitas serta karakter pemain sejak usia dini.

"Visi saya adalah mengembangkan kualitas pelatih karena setiap pemain berhak mendapatkan pelatih yang bagus. Selain itu, kami ingin membangun lingkungan latihan sepak bola yang kompetitif setiap harinya," ujar Yusup. Aspek pendidikan dan pembentukan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program pembinaan di Akademi Persija. Para pesepak bola muda dibekali pemahaman mengenai perilaku, kedisiplinan, kemampuan bersosialisasi, dan kesiapan beradaptasi.

"Kami juga ingin memberikan edukasi di luar sepak bola kepada para pemain," jelas Muhamad Yusup Prasetiyo. "Hal tersebut akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari mereka sebagai makhluk sosial. Pemain harus memiliki perilaku yang baik dan mampu beradaptasi dengan lingkungan di mana pun mereka berada," sambungnya.

Proyeksi Jangka Pendek dan Panjang

Keberhasilan program pembinaan dalam jangka pendek diukur dari kemampuan Akademi Persija menelurkan pemain yang siap bersaing di level tertinggi. Para pemain muda ditargetkan mampu menembus tim utama Persija serta berkontribusi untuk Tim Nasional Indonesia. Kendati demikian, Yusup menegaskan bahwa pembinaan usia muda tidak melulu soal mencetak pesepak bola profesional.

Pembentukan pribadi yang berkualitas juga menjadi tanggung jawab penting dalam mempersiapkan masa depan setiap pemain. "Indikator keberhasilan pembinaan usia muda, khususnya di Persija, dalam jangka pendek adalah menciptakan pemain yang mampu bermain di tim utama dan tim nasional. Selain itu, kami ingin menjadikan mereka manusia yang hebat pada masa mendatang, apa pun bidang yang nantinya mereka jalani," tutur Yusup.

Langkah penunjukan Yusup ini menegaskan komitmen Persija untuk terus menempatkan pembinaan usia muda sebagai prioritas klub. Melalui peningkatan kualitas pelatih, latihan yang kompetitif, dan penguatan karakter, Akademi Persija diharapkan konsisten melahirkan generasi baru.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed