PSIM Yogyakarta Sambut Keputusan PSSI Cabut Larangan Suporter Away

Smallest Font
Largest Font

Manajemen PSIM Yogyakarta menyambut positif keputusan PSSI yang resmi mencabut larangan kehadiran suporter tandang untuk kompetisi BRI Super League 2026/2027 pada Senin (24/8/2026). Dilansir dari Bola, kebijakan ini dinilai memberi motivasi tambahan bagi pemain saat melakoni laga away.

PSSI sebelumnya memberlakukan aturan larangan pendukung tim tamu hadir di stadion sejak Tragedi Kanjuruhan pada 2022. Pihak I.League selaku operator liga memastikan suporter away boleh kembali mendampingi timnya musim depan, kecuali pada pertandingan berkategori risiko tinggi seperti duel Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Manajer PSIM, Iksan Mahar, menilai kehadiran pendukung di tribune lawan sangat vital untuk mendukung perjuangan tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Tentu kehadiran suporter pada laga away sangat bisa memberikan dampak positif buat performa tim. Pemain bisa merasakan kembali kehadiran suporter mereka di stadion atau di kandang lawan pada laga-laga yang tentu kita harus akui bahwa setiap laga away adalah layaknya sebuah final bagi kompetisi di Super League musim ini," ujar Iksan kepada Bola.com, Senin (24/8/2026).

Kendati demikian, pihak manajemen Laskar Mataram mengimbau agar para pendukung tidak menyikapi keputusan ini secara berlebihan demi mengantisipasi potensi sanksi bagi klub.

"Tapi juga kita dari pihak klub, manajemen PSIM sudah memberikan guidance dan juga memberikan panduan kepada para suporter untuk tidak terlalu mengalami euforia setelah dicabutnya larangan suporter away ini," lanjutnya.

Iksan menekankan bahwa kebebasan mendukung di kandang lawan harus diimbangi dengan sikap disiplin dan tanggung jawab seluruh elemen suporter.

"Karena kita tahu segala hal yang terjadi, terutama hal-hal buruk yang terjadi di tribune. Pada akhirnya akan berdampak negatif kepada klub misalnya hukuman seperti denda dan sebagainya," kata Iksan.

Manajemen pun terus melakukan pendekatan dan edukasi agar kebebasan menghadiri laga tandang ini berjalan lancar tanpa memicu pelanggaran hukum maupun aturan liga.

"Jadi tentu kami juga sudah memberikan semacam panduan dan edukasi kepada suporter terutama dalam secara formal dan informal agar larangan away ini bisa dinikmati dengan baik dan dijalani dengan bijak oleh para suporter," sambungnya.

Ia berharap dukungan langsung dari para suporter Laskar Mataram benar-benar murni menjadi dorongan positif bagi perjuangan skuad PSIM sepanjang musim 2026/2027.

"Sehingga benar-benar bisa menjadi dukungan yang baik kepada klub, bukan justru menjadi bumerang bagi klub karena kehadiran sanksi-sanksi akibat adanya keteledoran oknum suporter," tegas Iksan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow