Raul Gonzalez Soroti Pentingnya Pengembangan Akar Rumput Sepak Bola Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Legenda sepak bola Spanyol Raul Gonzalez menyoroti pentingnya fokus pada pengembangan usia dini atau akar rumput agar Indonesia bisa mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia. Hal itu disampaikan Raul saat mengunjungi Jakarta baru-baru ini untuk memberikan serangkaian pelatihan sepak bola bersama mantan pemain Timnas Spanyol lainnya, David Villa, sebagaimana dilansir dari Bola.

Mantan penyerang Real Madrid tersebut meyakini target menembus kompetisi tertinggi dunia itu sangat mungkin dicapai. Dorongan optimisme ini muncul setelah dirinya melihat langsung antusiasme yang tinggi serta besarnya potensi yang dimiliki oleh talenta muda di tanah air.

Faktor pendukung seperti gairah masyarakat dan ketersediaan sarana olahraga juga dianggap sudah memadai untuk memulai langkah pembinaan yang terstruktur.

"Untuk meningkatkan kemampuan para anak-anak, saya rasa Indonesia punya infrastruktur, orang-orang yang mencintai sepak bola, dan memiliki gairah," kata Raul Gonzalez.

Mantan pelatih Real Madrid Castilla itu kemudian membandingkan situasi pembinaan di negaranya yang dinilai sukses melahirkan generasi pemain sepak bola berbakat secara berkelanjutan.

"Menurut saya, fokus yang bisa Anda berikan adalah pada akar rumput dan bekerja dengan benar, dengan anak-anak muda ini karena di Spanyol, pengembangan akar rumput sangat bagus," imbuh Raul Gonzalez.

Sistem pembinaan yang matang tersebut diklaim sebagai alasan utama mengapa negaranya selalu diperhitungkan dalam setiap turnamen global.

"Soal akar rumput, kami yang terbaik dan itu masih terjadi sampai sekarang. Setiap kali Piala Dunia, termasuk saat ini, Spanyol selalu menjadi favorit," tutur Raul Gonzalez.

Pria kelahiran 27 Juni 1977 itu juga menambahkan bahwa persaingan di level internasional sangat kompetitif, terbukti dari catatan sejarah Spanyol yang baru mengoleksi satu trofi Piala Dunia pada tahun 2010.

"Memenangkan satu Piala Dunia memang sulit, ada banyak tim kuat, tetapi di Spanyol, ada banyak pemain berkualitas. Kami bekerja tidak hanya di Real Madrid, Barcelona, tetapi juga banyak tim lainnya. Kuncinya adalah bekerja di akademi, bekerja dengan pemain akar rumput," kata Raul Gonzalez.

Perkembangan zaman kini juga dinilai membawa dampak positif bagi penyebaran talenta dan pelatih Spanyol ke berbagai kompetisi elit di luar negeri.

"Untuk itu, ada banyak pemain. Ingat 20 tahun yang lalu, pemain-pemain di Spanyol hanya bermain di Spanyol. Tapi, sekarang sudah berubah. Sekarang ada banyak, tidak hanya pemain, tapi juga pelatih di Premier League, ada pelatih terbaik dari Spanyol," ucap Raul Gonzalez.

Ia menegaskan kembali bahwa keberhasilan sebuah ekosistem sepak bola membutuhkan keterlibatan menyeluruh dari semua elemen profesional di dalam industri tersebut.

"Anda harus bekerja dalam pembentukan individu atau para pemain, pelatih, direktur olahraga, dan di Spanyol, saya pikir kami berada di level tinggi sepak bola dunia," ujar Raul Gonzalez.

Semasa aktif bermain, Raul mencatatkan 44 gol dari 102 laga bersama Timnas Spanyol, meraih enam trofi La Liga, serta tiga gelar Liga Champions bersama Real Madrid, sebelum akhirnya menyudahi karier kepelatihannya di Real Madrid Castilla pada 2025.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow