Rio Ferdinand Jagokan Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026
Mantan bek Manchester United dan Timnas Inggris, Rio Ferdinand, mendukung Harry Kane untuk memenangkan penghargaan Ballon d'Or 2026 menjelang pengumuman pemenang di London pada 26 Oktober 2026. Dukungan tersebut didasarkan pada ketajaman penyerang Bayern Munchen itu di tingkat klub maupun internasional, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kane mengemas 61 gol dalam 51 laga di semua ajang bersama Bayern Munchen pada musim 2025/2026. Ia sukses mempertahankan gelar Bundesliga, menyabet European Golden Boot, dan menjadi top skor liga lewat torehan 36 gol.
Penampilan impresif penyerang berusia 33 tahun tersebut dinilai Ferdinand menjadi alasan utama yang membuatnya paling layak menerima trofi individu tertinggi di sepak bola dunia.
"73 gol dalam semusim; hanya Lionel Messi yang pernah mencetak lebih banyak gol dalam satu musim dibandingkan Harry Kane. Anda memenangkan European Golden Boot, menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia. Siapa lagi? Siapa lagi yang pantas memenangkan Ballon d'Or selain Harry Kane?" ujar Ferdinand, dikutip dari Bundesliga melalui X.
Persaingan perebutan gelar tahun ini berlangsung sangat ketat dengan munculnya kandidat lain seperti Rodri dan Lamine Yamal yang membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Rodri bahkan menyabet penghargaan Golden Ball, meski penampilannya bersama Manchester City dinilai kurang menonjol. Selain itu, juara bertahan Ousmane Dembele serta dua rekannya di Paris Saint-Germain, Fabian Ruiz dan Khvicha Kvaratskhelia, turut masuk dalam bursa persaingan.
Di sisi lain, Kane menyadari bahwa raihan gelar juara bersama tim memegang peranan krusial dalam menentukan pemenang Ballon d'Or. Langkah Bayern di Liga Champions musim ini terhenti di semifinal usai disingkirkan PSG dengan agregat 5-6, walaupun mereka berhasil mengamankan treble domestik.
Pandangan mengenai peluang penghargaan individu tersebut sempat diungkapkan oleh sang penyerang dalam sebuah wawancara pada Oktober 2025.
"Jelas, saya ingin memenangkan Ballon d'Or. Namun, pada dasarnya, itu adalah trofi tim yang diberikan kepada individu terbaik dari tim tersebut. Jadi, kecuali Anda memenangkan kompetisi terbesar, kemungkinan besar pemenangnya adalah pemain yang menjuarai Liga Champions atau Piala Dunia kali ini," kata Kane kepada The Mirror.
Kendati berhasil membantu Bayern mengunci treble di Allianz Arena, kegagalan di Liga Champions dan Piala Dunia menjadi tantangan tersendiri baginya. Meski demikian, Kane tetap berambisi mencatatkan pencapaian tertinggi dalam kariernya.
"Saya tentu ingin memenangkannya. Itu akan menjadi akumulasi dari melakukan sesuatu yang hebat secara individu dan bersama tim. Itu hampir seperti musim yang sempurna," ujar Kane.
Pencapaian terbaik Kane di panggung Ballon d'Or sebelumnya adalah peringkat ke-10 yang diraih pada edisi 2017, 2018, dan 2024. Sementara pada edisi 2025, ia harus puas berada di urutan ke-13 setelah membukukan 41 gol untuk klub dan negara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow