Roy Keane Ungkap 3 Gelandang Paling Menyulitkan di Premier League
Legenda Manchester United Roy Keane membeberkan jajaran gelandang paling menyulitkan yang pernah ia hadapi sepanjang kariernya di Premier League, seperti dilansir dari Bola. Meskipun memiliki persaingan sengit dengan Patrick Vieira, mantan kapten Setan Merah itu justru tidak memasukkan nama rival utamanya tersebut ke dalam daftar teratas. Momen ini terungkap saat Keane menjadi pandit dalam program Monday Night Football di Sky Sports pada 2019 lalu.
Ia menunjuk tiga sosok gelandang yang dinilai selalu memberi perlawanan sengit, yakni David Batty, Rob Lee, dan Gary Speed.
Keane mengakui reputasi ketiga pemain tersebut mungkin kalah populer dibandingkan deretan bintang besar lain yang pernah berkarier di Inggris. Namun, performa konsisten dan kerja keras ketiganya di lapangan selalu memaksa Keane memeras keringat lebih banyak setiap kali bertanding.
"David Batty dan pemain-pemain seperti itu. Rob Lee selalu memberikan pertandingan yang sulit. Gary Speed, semoga Tuhan mengampuni rohnya.
Mereka adalah pemain-pemain hebat," ujar Keane, seperti dikutip dari Give Me Sport pada Selasa (18/8/2026). "Sejujurnya, mereka selalu membuat Anda menjalani pertandingan yang sulit. Mungkin mereka tidak memiliki nama besar seperti Vieira atau pemain-pemain lainnya, tetapi setiap pekan Anda selalu menghadapi pemain yang sangat bagus," lanjutnya.
Ketiga nama tersebut memang dikenal berkarakter lugas dan tidak kenal kompromi saat mengawal lini tengah. Batty identik dengan tekel kerasnya sewaktu berseragam Leeds United, sementara Lee mengandalkan fisik yang kuat sebagai gelandang box-to-box. Di sisi lain, mendiang Gary Speed ditopang stamina luar biasa yang membuatnya sanggup bertahan di papan atas selama hampir dua dekade.
Persaingan di lini tengah melawan ketiga pemain itu diakui Keane kerap memicu duel-duel panas di lapangan.
Sosok yang dikenal bertemperamen tinggi itu bahkan berseloroh mengenai citranya yang sering dicap sebagai pemain kasar. "Gary juga cukup kejam. Batty juga kejam.
Orang-orang selalu mengingat saya menendang pemain lain. Banyak dari pemain ini juga menendang saya!" kata Keane. "Saya hanya membalasnya selama bertahun-tahun, itu saja," lanjutnya.
Mantan pemain timnas Republik Irlandia tersebut resmi pensiun dari lapangan hijau pada 2006, sebelum akhirnya merambah dunia kepelatihan serta analisis taktik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow