Toyota Fortuner Bensin 2006 Bekas Mulai Rp 100 Juta, Ini Spesifikasinya
Pasar mobil bekas masih menempatkan Toyota Fortuner generasi pertama sebagai incaran, khususnya varian bensin keluaran 2006. Dikutip dari Moladin, model ini menjadi salah satu pionir SUV tangguh Toyota di Indonesia yang menggunakan fondasi sasis ladder frame.
Penggunaan sasis tangguh tersebut berpadu dengan mesin berkapasitas 2.7 liter. Kombinasi ini memberikan performa responsif untuk ukuran SUV besar di zamannya, walaupun tingkat konsumsi bahan bakarnya tergolong lebih boros ketimbang versi diesel.
Unit Toyota Fortuner bensin 2006 bekas di area Jabodetabek saat ini dipasarkan pada rentang harga Rp100 juta hingga Rp135 juta. Banderol tersebut dipengaruhi kondisi fisik bodi, mesin, sektor kaki-kaki, jarak tempuh, hingga keabsahan dokumen kendaraan.
Unit dengan kondisi perlu perbaikan ditawarkan sekitar Rp100 juta sampai Rp110 juta. Sementara itu, unit berstatus normal siap pakai berada di angka Rp115 juta hingga Rp125 juta, serta unit kondisi istimewa menembus Rp125 juta sampai Rp135 juta.
Dapur pacu Toyota Fortuner bensin 2006 mengandalkan mesin 4-silinder berkode 2TR-FE VVT-i berkapasitas 2.693 cc. Mesin ini menyemburkan tenaga 160 dk pada 5.200 rpm serta torsi puncak 246 Nm pada 3.800 rpm, ditopang tangki BBM berkapasitas 80 liter.
Output tersebut dirancang untuk menggerakkan bodi besar berkapasitas tujuh penumpang. Penyaluran tenaga memanfaatkan pilihan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan, dengan opsi sistem penggerak roda 4x2 maupun 4x4.
Sasis ladder frame yang diusungnya berbagi platform IMV dengan Toyota Hilux. Konstruksi ini menyajikan karakter berkendara yang berbeda dari SUV monokok, sekaligus mempertegas posisinya sebagai kendaraan keluarga serbaguna untuk berbagai kondisi jalan.
Sektor interior dilengkapi fitur standar pendukung kenyamanan harian. Fasilitas yang tersedia mencakup sistem audio double-DIN, AC auto climate control, tombol pengaturan audio di setir palang empat, serta sensor parkir di bagian belakang.
Perbandingan dengan Kompetitor SUV Sejenis
Saat awal kemunculannya, Fortuner bersaing di segmen SUV medium bersama Honda CR-V dan Mitsubishi Pajero Sport yang hadir belakangan. Ketiganya menawarkan konfigurasi sasis, mesin, serta kapasitas kabin yang berbeda.
| Model | Mesin | Tenaga | Torsi | Kapasitas | Sasis |
|---|---|---|---|---|---|
| Toyota Fortuner 2006 | 2.7L bensin | 160 PS | 246 Nm | 7 penumpang | Ladder frame |
| Honda CR-V | 2.0L / 2.4L bensin | 155 / 190 PS | 190 / 216 Nm | 5 penumpang | Monokok |
| Mitsubishi Pajero Sport | 2.5L bensin* | 134 dk | – | 7 penumpang | Ladder frame |
Fortuner unggul pada daya tampung tujuh penumpang dibanding CR-V yang berkapasitas lima penumpang. Kendati CR-V 2.4L memiliki tenaga lebih besar mencapai 190 PS, karakternya mengandalkan sasis monokok yang mengandalkan kenyamanan perkotaan.
Sementara Pajero Sport menjadi rival seimbang berkapasitas tujuh penumpang dengan sasis ladder frame. Namun, Pajero Sport baru resmi masuk pasar Indonesia pada 2009 dan lebih populer dengan varian mesin diesel 2.5 liter.
Panduan Pengecekan Sebelum Membeli Unit Bekas
Mengingat usia kendaraan yang mendekati dua dekade, calon pembeli disarankan melakukan inspeksi menyeluruh. Pengecekan mencakup kondisi dapur pacu 2TR-FE agar dipastikan menyala halus, bebas asap pekat, serta tidak mengalami kebocoran oli atau kendala temperatur.
Perpindahan gigi pada transmisi otomatis wajib dipastikan berlangsung mulus tanpa hentakan berlebih. Selain itu, area kaki-kaki dan fungsi perpindahan sistem penggerak 4x4 perlu dites secara langsung saat berkendara.
Pemeriksaan terakhir meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan serta kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin. Adanya riwayat servis berkala yang lengkap juga menjadi penanda perawatan unit yang baik dari pemilik sebelumnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow