Samsung Galaxy S26 FE Resmi Meluncur Bawa Chipset Exynos 2500

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Samsung meluncurkan perangkat Galaxy S26 FE yang kembali mengisi posisi di antara lini Galaxy A dan Galaxy S. Seperti dilaporkan oleh Gadgetren, ponsel Fan Edition ini membawa sejumlah peningkatan performa meski dibanderol dengan harga yang cenderung lebih mahal dari generasi terdahulu.

Dapur pacu menjadi daya tarik utama pada Galaxy S26 FE. Samsung menyematkan chipset Exynos 2500 berarsitektur 3nm GAA yang memiliki frekuensi hingga 3,3GHz. Chipset 10 core ini mengombinasikan ARM Cortex-X925, Cortex-A725, serta Cortex-A520.

Sektor pengolah grafis kini didukung oleh Samsung Xclipse 950 berbasis AMD RDNA 3 terbaru. Pemrosesan kecerdasan buatan juga mampu menangani hingga 59 Triliun TPOS. Samsung mengklaim performa data meningkat 11%, grafis 24% lebih bertenaga, dan pemrosesan AI 51% lebih cepat dibanding pendahulunya.

Sektor memori dipadukan dengan RAM 8GB serta pilihan penyimpanan internal 128GB atau 256GB. Varian penyimpanan 512GB hanya tersedia di wilayah tertentu.

Peningkatan lain hadir pada antarmuka One UI 9 berbasis Android 17. Sistem ini menyertakan fitur Samsung Galaxy AI seperti Now Brief versi terbaru, Now Nudge, dan Circle to Search multi-obyek. Fitur Audio Eraser, Photo Assist, serta Gemini Omni juga disematkan. Samsung menjamin pembaruan sistem hingga 7 tahun.

Kamera belakang mengusung sensor utama 50MP, telefoto 3x 8MP, ultrawide 12MP, serta kamera depan 12MP. Samsung melengkapinya dengan fitur pendukung baru seperti My FanCam untuk pembingkaian ulang video dan Horizontal Lock pada fitur Super Steady.

Kekurangan Samsung Galaxy S26 FE

Kapasitas baterai tergolong standar di angka 4.900mAh. Pihak Samsung mengklaim daya tahannya mampu mendukung pemutaran video hingga 29 jam. Pengisian daya masih mengandalkan teknologi 45W yang mengisi 69% dalam waktu 30 menit.

Desain layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci (120Hz, 1.900 nit, Full HD+) masih menyisakan ketebalan bingkai bawah yang belum simetris. Selain itu, pemindai sidik jari dalam layar masih menggunakan sensor optik 2D, bukan ultrasonik. Port transfer data juga turun menggunakan standar USB 2.0.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed