UEFA Tempuh Jalur Hukum Pidana Terhadap FIFA dan Gianni Infantino
UEFA resmi menempuh proses hukum pidana terhadap FIFA dan Presidennya, Gianni Infantino, terkait skema penjualan hak komersialisasi Piala Dunia serta turnamen lainnya. Langkah hukum ini dilanjutkan setelah UEFA mengajukan permohonan ke pengadilan di Florida, Amerika Serikat, untuk memperoleh dokumen guna persidangan pidana di Swiss, sebagaimana dilansir dari Bola.
Badan sepak bola Eropa tersebut menuding Infantino merancang skema komersial demi keuntungan pribadi dan pihak investor swasta. Rencana tersebut mencakup pengalihan hak komersial Piala Dunia putra, putri, dan Piala Dunia Antarklub ke dalam entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) yang diumumkan pada 28 Juli 2026.
UEFA juga mempersoalkan penetapan nilai perusahaan yang dianggap terlalu rendah dan tidak diverifikasi secara independen. Keputusan internal tersebut dinilai merugikan 55 asosiasi anggota UEFA karena diambil dalam pertemuan tertutup tanpa konsultasi dengan Dewan FIFA maupun konfederasi lain.
"Infantino mendorong rencana tersebut melalui persetujuan internal FIFA hanya beberapa hari sebelumnya dalam sebuah pertemuan yang digelar secara terburu-buru," demikian bunyi dokumen permohonan hukum UEFA.
UEFA menyoroti bahaya finansial jangka panjang bagi ekosistem sepak bola global akibat pengalihan aset tanpa lelang terbuka.
"Para investor itu berpotensi memperoleh kepentingan finansial permanen dalam unit komersial FIFA senilai 4,2 miliar dolar AS, yang mengimplikasikan nilai perusahaan hanya sekitar 20 miliar dolar AS," tulis UEFA.
Proses hukum yang bergulir di pengadilan Florida bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti berkas sebelum persidangan pidana berlanjut di Swiss.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow