Vietnam Fokus Kalahkan Indonesia Demi Tiket Semifinal Piala AFF 2026
Persaingan sengit terjadi di Grup A Piala AFF 2026 yang menuntut kewaspadaan penuh bagi para kontestan. Singapura saat ini memimpin klasemen dengan koleksi tujuh poin usai menahan imbang Vietnam 0-0.
Timnas Indonesia menempati peringkat kedua lewat raihan enam poin dari dua laga, dilansir dari Bola. Sementara itu, Vietnam berada di urutan ketiga setelah mengumpulkan empat poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Stadion Pakansari Bogor dijadwalkan menjadi arena bentrokan penentu antara Timnas Indonesia dan Vietnam pada Senin malam. Hasil duel ini berpotensi besar menentukan tim yang berhak melaju ke fase semifinal.
Kemenangan atas Vietnam akan mempermudah jalan Tim Garuda sebelum melakoni laga pamungkas di markas Singapura. Di sisi lain, Vietnam wajib mengamankan kemenangan atas Indonesia dan Kamboja guna mengamankan tiket kelolosan.
Pengamat sepak bola Vietnam Quang Huy menilai tim asuhan Kim Sang-sik tetap memiliki peluang besar untuk melangkah jauh. Status sebagai juara bertahan serta riwayat rivalitas panjang menjadi modal berharga bagi Vietnam.
Faktor kebugaran fisik diprediksi menjadi pertimbangan utama jajaran pelatih Vietnam dalam menentukan komposisi pemain. Waktu istirahat yang singkat selama tiga hari serta jadwal tandang menuntut rotasi pada skuad utama.
Keputusan menarik keluar Nguyen Dinh Bac sebelum babak pertama usai saat melawan Singapura disinyalir sebagai bagian dari strategi hemat energi. Dinh Bac sebelumnya tampil tajam dengan mencetak tiga gol ke gawang Timor Leste.
Laga sengit kontra Singapura memaksa Vietnam menguras lebih banyak tenaga sebelum bertolak ke Indonesia. Situasi ini membuat persiapan taktik dan pemulihan kondisi fisik menjadi sangat krusial bagi tim tamu.
Quang Huy memberikan penekanan agar skuad Vietnam berfokus penuh pada strategi memenangkan pertandingan di Bogor. Menghitung kalkulasi posisi akhir grup dinilai justru dapat membebani konsentrasi para pemain di lapangan.
"Sepertinya ada hal yang membuat Pelatih Kim Sang-sik ragu dalam perhitungannya. Saya memperkirakan akan ada perubahan, terutama karena kami hanya punya waktu tiga hari sebelum laga melawan Indonesia dan harus bermain tandang. Jadi, mereka perlu menurunkan pemain yang memiliki kondisi fisik lebih bugar," tutur Quang Huy dikutip dari laman Soha.
"Namun, bisa jadi saat melawan Singapura, Pelatih Kim Sang-sik menilai bahwa Vietnam harus bermain cepat dan memastikan kemenangan sejak awal," katanya.
"Menurut saya, kita sebaiknya tidak memikirkan soal finis di posisi pertama atau kedua grup, ataupun siapa lawan berikutnya, melainkan fokus untuk bermain dengan baik," ungkap Quang Huy.
"Sangat sulit untuk bermain bagus sembari terus melakukan kalkulasi. Kita harus tampil maksimal dan yang terpenting lolos ke babak berikutnya."
"Vietnam pernah melewati situasi sulit seperti ini dalam grup yang sebelumnya dianggap mudah oleh banyak orang. Sejujurnya, tidak masalah siapa pun lawan yang akan kami hadapi di semifinal nanti."
"Saya yakin jika pertandingan melawan Singapura saja sudah sulit, maka laga melawan Indonesia akan jauh lebih menantang, ibarat mendaki gunung yang lebih tinggi."
"Begitu berhasil menaklukkan gunung itu, kami bisa menghadapi pertandingan apa pun dengan pikiran yang lebih tenang," tandas Quang Huy.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow