Arsenal prioritaskan perpanjangan kontrak Mikel Arteta
Keberhasilan merengkuh gelar juara Premier League 2025/2026 membuat manajemen Arsenal bergerak cepat untuk mengamankan jasa manajer mereka. Seperti dikutip dari Bola, klub London Utara tersebut kini menempatkan perpanjangan kontrak Mikel Arteta sebagai prioritas utama pada bursa musim panas.
Langkah ini diambil setelah Arteta menyudahi penantian panjang selama 22 tahun bagi publik Emirates Stadium. Arsenal terakhir kali mencicipi trofi kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut pada musim 2003/2004 silam.
Di bawah arahan juru taktik asal Spanyol itu, Arsenal sukses mematahkan dominasi Manchester City. Tim Meriam London mengunci posisi puncak klasemen akhir Premier League dengan raihan 85 poin dari 37 pertandingan, unggul tujuh angka atas skuad asuhan Pep Guardiola yang finis di peringkat kedua.
Pencapaian mentereng ini sekaligus meredam berbagai kritik yang sempat menerpa Arteta di awal masa jabatannya. Sosok yang semula diragukan kini justru dianggap sebagai pilar utama bagi masa depan klub.
Co-chairman Arsenal, Josh Kroenke, mengungkapkan keinginan besar klub untuk mengikat Mikel Arteta dalam durasi yang lebih lama.
Meskipun masa bakti mantan gelandang Everton tersebut sejatinya masih tersisa hingga akhir musim 2026/2027, manajemen enggan berspekulasi mengenai masa depan sang manajer.
"Mempertahankan Mikel adalah prioritas utama kami," ujar Kroenke.
Josh Kroenke juga menambahkan bahwa Arteta sangat menikmati proyek jangka panjang yang sedang dibangun dan memiliki keterikatan batin yang sangat kuat dengan Arsenal.
"Kabar baik untuk fans Arsenal di seluruh dunia adalah dia menikmati proyek ini, menikmati berada di sini, dan sejak masih menjadi pemain hingga sekarang, dia benar-benar sosok Arsenal sejati," lanjut Kroenke.
Jika kesepakatan baru tercapai, musim depan akan menandai tahun ketujuh kepemimpinan Arteta sejak pertama kali ditunjuk pada Desember 2019.
Evolusi Skuad Menjadi Mesin Kompetitif
"Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memegang trofi saat merayakan gelar Liga Inggris mereka setelah pertandingan Liga Inggris antara Crystal Palace dan Arsenal di London, Inggris, Minggu, 24 Mei 2026."
Perjalanan Arteta bersama Arsenal harus melewati fase yang tidak mudah. Pada musim-musim awalnya, ia sempat dinilai gagal mendongkrak performa tim untuk bersaing di papan atas sepak bola Inggris dan kompetisi Eropa.
Kritik dari sejumlah pengamat sepak bola bahkan sempat menyebut karakter permainan The Gunners terlalu lembek ketika berhadapan dengan klub-klub raksasa Premier League.
Kendati demikian, Arteta perlahan mampu membalikkan situasi dengan membentuk kerangka tim muda yang agresif dan berkarakter kuat. Arsenal kini bertransformasi menjadi salah satu tim dengan gaya main paling fisikal di kompetisi domestik.
Pendekatan taktik yang mengandalkan tekanan tinggi dan duel-duel intensitas cepat kini mulai ditiru oleh tim-tim lain. Dalam empat musim terakhir, grafik performa Arsenal menunjukkan konsistensi luar biasa dengan catatan tiga kali finis sebagai runner-up sebelum akhirnya keluar sebagai juara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow