Arsenal Akhiri Puasa Gelar Premier League Setelah Menanti 22 Tahun
Arsenal akhirnya menyudahi penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali merengkuh trofi juara Premier League. Keberhasilan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai kritik yang selama ini menerpa skuad asuhan Mikel Arteta.
Seperti dilansir dari Bola, Arsenal kerap mendapatkan label negatif sebagai tim yang gagal mempertahankan konsistensi di saat-saat krusial. Label tersebut melekat setelah The Gunners finis sebagai runner-up Premier League selama tiga musim berturut-turut.
Kepastian gelar juara Premier League 2025/2026 diperoleh setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth pada Selasa (19/5/2026) malam waktu setempat. Hasil tersebut mengunci posisi Arsenal di puncak klasemen.
Keberhasilan ini memicu perayaan besar di Emirates Stadium dan pusat latihan klub, London Colney. Ribuan pendukung berkumpul untuk merayakan momen bersejarah bagi klub London Utara tersebut.
Pemain Arsenal, Bukayo Saka dan Myles Lewis-Skelly, memanfaatkan momen perayaan untuk menyindir pihak-pihak yang kerap mengejek tim mereka. Keduanya merayakan keberhasilan ini dengan penuh emosional.
Dalam video yang diunggah di media sosial, Lewis-Skelly terlihat membawa botol sampanye sambil melontarkan kalimat yang kemudian viral.
"Mereka menyebut kami bottlers, sekarang kami yang memegang botolnya," ujar Lewis-Skelly sambil tertawa.
Pernyataan tersebut disambut hangat oleh para pendukung Arsenal sebagai simbol keberhasilan membungkam kritik. Bukayo Saka juga menyampaikan pesan emosional melalui unggahan video rekan setimnya, Jurrien Timber.
"Biar saya kasih tahu sesuatu, 22 tahun mereka menertawakan kami, bercanda tentang kami. Sekarang mereka sudah tidak tertawa lagi. Lihat saja, trofi itu akan bersinar," ujar Saka.
Peluang Meraih Dua Gelar
Fokus Arsenal kini terbagi menuju target berikutnya setelah mengamankan trofi domestik. Skuad asuhan Mikel Arteta mulai bersiap menghadapi laga penting di kancah Eropa.
Arsenal dijadwalkan mengangkat trofi Premier League secara resmi setelah pertandingan pekan terakhir melawan Crystal Palace di Selhurst Park pada Minggu (24/5/2026). Setelah laga tersebut, mereka memiliki waktu enam hari untuk bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions.
Kondisi ini membuka kesempatan bagi Arsenal untuk menutup musim dengan raihan double winners. Pencapaian ini berpotensi menjadi salah satu kesuksesan terbesar klub dalam sejarah modern sejak era Arsene Wenger.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow