Aswan Djamaluddin Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo
DPRD Provinsi Gorontalo kembali menggelar pergantian antar waktu (PAW) untuk posisi anggota legislatif. Dilansir dari Ulanda, Aswan Djamaluddin resmi mengucapkan sumpah dan janji jabatan untuk menggantikan Mustafa Yasin dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Prosesi pelantikan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026.
Agenda ini dikemas dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo yang bertempat di ruang sidang utama dewan. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, memimpin langsung jalannya rapat paripurna tersebut. Momentum ini menandai berakhirnya masa tugas Mustafa Yasin sekaligus dimulainya tanggung jawab politik baru bagi Aswan Djamaluddin.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah. Terlihat hadir Gubernur Gorontalo, Wakil Gubernur Gorontalo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para anggota dewan dan jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan khidmat di dalam ruang sidang. Thomas Mopili dalam forum tersebut menegaskan bahwa mekanisme pergantian antar waktu ini merupakan bagian dari proses konstitusional. "pergantian tersebut diharapkan tidak mengganggu jalannya fungsi DPRD dalam menjalankan tugas legislasi, pengawasan, dan penganggaran." kata Thomas Mopili.
Langkah politik ini menjadi perhatian bagi sejumlah kalangan di Gorontalo. Kehadiran figur baru di parlemen dinilai bakal memengaruhi dinamika internal, khususnya pada tubuh Fraksi PKS. Sebagai anggota legislatif yang baru, Aswan Djamaluddin kini dihadapkan pada beragam agenda penting daerah. Peran aktifnya sangat dibutuhkan mulai dari pengawasan program pemerintah hingga pembahasan regulasi pembangunan.
Di sisi lain, publik menaruh harapan besar terhadap pergantian ini untuk membawa energi baru. Masyarakat kini menanti kiprah Aswan Djamaluddin dalam menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat di tingkat provinsi. Aktivitas dan kinerja lembaga legislatif belakangan ini memang terus mendapatkan sorotan tajam.
DPRD dituntut tidak hanya hadir dalam forum resmi atau pembahasan anggaran, tetapi juga memperlihatkan keberpihakan nyata pada publik. Melalui pelantikan mekanisme PAW ini, Fraksi PKS dipastikan telah melengkapi kembali kekuatan politiknya di parlemen. Langkah ini penting untuk melanjutkan agenda kerja partai dan menjalankan fungsi representasi.
Rapat paripurna ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Aswan Djamaluddin. Ucapan selamat tersebut diberikan oleh pimpinan DPRD, gubernur, wakil gubenur, serta seluruh anggota dewan yang hadir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow