Bunda PAUD Gorontalo Tegaskan Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan
Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi menegaskan bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) menjadi fase paling menentukan dalam membangun fondasi kesehatan serta kecerdasan anak sejak masa kehamilan hingga berusia dua tahun.
Pernyataan tersebut disampaikan Maryam saat membuka Sosialisasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak dan Pencegahan Stunting di Hotel Fox, Kota Gorontalo, Jumat (7/8/2026), sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Penanganan pada masa emas ini dinilai bukan sekadar urusan kesehatan ibu dan anak, melainkan bentuk investasi jangka panjang. Kegagalan pemenuhan gizi maupun stimulasi pada periode tersebut berisiko memberikan dampak permanen bagi tumbuh kembang anak.
"1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa emas yang sangat menentukan masa depan anak. Pada periode ini, fondasi kesehatan dan kecerdasan anak mulai dibangun," kata Maryam, Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo.
Edukasi kepada masyarakat terus didorong mengingat banyak orang tua beranggapan bahwa perhatian terhadap anak baru dimulai setelah lahir. Padahal, pembentukan organ tubuh, perkembangan otak, serta pertumbuhan fisik telah berjalan sejak dalam kandungan.
"Kalau kita ingin memiliki generasi yang sehat, cerdas, dan produktif, maka perhatian itu harus dimulai sejak ibu mengandung. Di situlah awal masa depan anak dibentuk," ujar Maryam.
Perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat selama 1.000 HPK. Kurangnya asupan gizi, stimulasi yang minim, serta gangguan kesehatan pada fase ini dapat memengaruhi kemampuan belajar, kognitif, hingga produktivitas saat dewasa.
Atas dasar itu, penanganan stunting tidak dapat disederhanakan hanya sebagai upaya mencegah tubuh anak menjadi pendek. Dampaknya dinilai jauh lebih luas karena memengaruhi kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa.
"Stunting tidak hanya memengaruhi tinggi badan anak. Yang lebih serius adalah dampaknya terhadap kecerdasan, kemampuan belajar, dan produktivitas di masa depan," kata Maryam.
Sejumlah langkah krusial dalam menjaga kualitas 1.000 HPK meliputi pemenuhan gizi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI yang tepat, serta pola asuh yang baik.
Upaya pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan aktif Bunda PAUD, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader Posyandu, hingga tokoh masyarakat untuk memperkuat edukasi di lingkungan keluarga. Perubahan perilaku dalam rumah tangga dianggap sebagai kunci keberhasilan utama.
"Tidak cukup hanya tenaga kesehatan yang bekerja. Orang tua harus memahami bahwa setiap keputusan yang mereka ambil pada 1.000 hari pertama akan memengaruhi masa depan anak," ujar Maryam.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, kesadaran bersama diharapkan dapat terbangun bahwa investasi terbaik terletak pada pembangunan manusia sejak awal kehidupan.
"Generasi Emas Indonesia 2045 tidak akan lahir begitu saja. Ia harus dipersiapkan sejak 1.000 hari pertama kehidupan anak," kata Maryam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow