Timnas Garuda Pertiwi Lolos ke Final Srikandi Merdeka Cup

Smallest Font
Largest Font

Tim Garuda Pertiwi berhasil menembus babak final turnamen Srikandi Merdeka Cup seusai menaklukkan Yordania tiga gol tanpa balas pada babak semifinal di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026), seperti dilansir dari Bola.

Kemenangan tersebut diraih secara dominan sejak awal laga, dengan keunggulan dibuka oleh Kesya Arabela Manisya Nian saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Keunggulan tim tuan rumah bertambah pada menit ke-35 melalui tembakan Jazlyn Kayla Firyal di tengah kemelut sepak pojok yang gagal dihalau kiper Yordania, Alma Mouhanad Yousef Shatat. Fadilla kemudian melengkapi keunggulan menjadi 3-0 pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+4, yang bertahan hingga laga usai.

Hasil ini membawa Garuda Pertiwi melangkah ke partai puncak untuk berhadapan dengan Thailand pada Minggu (23/8/2026) malam. Thailand sendiri berhasil mengamankan tiket final usai melibas Malaysia dengan skor 5-1 di laga semifinal lainnya. Sementara itu, Yordania yang berstatus runner-up Grup B harus puas berlaga di perebutan tempat ketiga.

Keberhasilan menembus partai puncak ini mendapat sambutan positif dari jajaran pelatih karena sesuai dengan target pencapaian tim sejak awal turnamen.

"Intinya saya sangat bersyukur karena dua hal yang menjadi ambisi pribadi saya. Pertama itu bisa main lima kali seperti yang sudah saya katakan di awal, kemudian saya juga ingin bisa ketemu Thailand. Puji Tuhan kini dua-duanya terkabul," ujar Timo Scheunemann, Pelatih Garuda Pertiwi.

Meski memetik kemenangan meyakinkan, strategi tim sempat mengalami penyesuaian mendadak akibat masalah kebugaran pemain pilar menjelang kick-off.

"Nafee cedera, pemain nomor 10 kita, motor serangan kita di tengah, sehingga saya agak kerja keras untuk memindahkan pemain," ujar Coach Timo Scheunemann.

Perubahan posisi sejumlah pemain di area serang menjadi langkah taktis yang harus diambil demi menjaga kestabilan permainan di lapangan.

"Kalau tadi Anda perhatikan, Anya bermain di sayap, Anya bermain di tengah, Anya bermain di posisi striker. Kesya main di tengah, di sayap, di striker, kami mencari solusi untuk kebolongan yang ada karena Nafee cedera tadi," lanjut Timo Scheunemann.

Di pihak lawan, kekalahan ini menghentikan langkah Yordania ke partai puncak meski pertarungan ketat terus ditunjukkan oleh para pemainnya sepanjang laga.

"Tentu saja mengecewakan kalah di semifinal, tapi para pemain kami bermain dengan bagus. Mereka berjuang hingga menit terakhir dengan 10 pemain, terutama di babak kedua," ujar Luna Almari, Pelatih Timnas U-16 Putri Yordania.

Evaluasi langsung dilakukan kubu Yordania untuk mempersiapkan diri mengakhiri kompetisi dengan raihan terbaik yang masih memungkinkan.

"Jadi saya selalu bangga dengan tim ini, dan sekarang kami harus menatap ke depan untuk laga terakhir dalam turnamen ini," lanjut Luna Almari.

Pihak Yordania juga menegaskan komitmen mereka sejak awal keikutsertaan dalam ajang ini demi mengamankan posisi akhir di tangga turnamen.

"Tujuan kami adalah mencapai setinggi mungkin kami bisa. Jadi target kami sekarang adalah bisa menyelesaikan turnamen ini sebagai tim peringkat ketiga," tegas Luna Almari.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow