Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina tetapi Bertahan di MLS

Smallest Font
Largest Font

Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, mengumumkan keputusannya untuk menyudahi karier di tingkat internasional pada Senin, usai kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 pada 19 Juli serta wafatnya sang ayah pada 8 Agustus.

Meski mengundurkan diri dari skuad nasional, pesepak bola berusia 39 tahun tersebut tetap melanjutkan kariernya di Amerika Serikat bersama Inter Miami, seperti dilansir dari Bola.

Keputusan pengunduran diri tersebut disampaikan langsung oleh sang pemain melalui unggahan di media sosial Instagram miliknya.

"Tidak banyak waktu yang tersisa dan beberapa bab mulai ditutup; ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi part dari tim nasional. Saya sudah memberikan segalanya; tidak ada lagi yang bisa saya berikan. Selain itu, ada sejumlah pemain muda luar biasa yang sedang berkembang dan layak mendapatkan tempat mereka," tulis Messi.

Sepanjang membela Timnas Argentina, ia mengukuhkan catatan 125 gol dan 68 assist dari 207 pertandingan internasional. Keputusan gantung sepatu dari timnas murni atas kehendaknya sendiri tanpa dipengaruhi oleh cedera berat maupun penurunan performa.

Pada edisi Piala Dunia 2026, ia masih mencetak delapan gol dan terlibat lebih dari 60 persen gol timnya, yang menggenapkan rekor 21 gol dari enam edisi Piala Dunia. Keputusan ini berpotensi memberikan waktu istirahat lebih banyak saat jeda internasional demi memperpanjang performanya di level klub.

Di tingkat klub, pemain depan ini terikat kontrak tiga tahun bersama Inter Miami sejak Oktober tahun lalu yang mengikatnya hingga 2028. Kesepakatan tersebut bernilai 25 juta dolar AS per musim dan menjadi angka tertinggi di Major League Soccer (MLS).

Sejak datang pada musim panas 2023, ia sukses mempersembahkan trofi Leagues Cup 2023, meraup rekor 74 poin regular season, Supporters' Shield, hingga gelar MLS Cup 2025. Secara individu, ia menyabet penghargaan MVP MLS dua musim beruntun serta gelar pencetak gol terbanyak MLS pada 2025.

Pada musim berjalan, ia sudah mengemas 18 gol dan 10 assist dari 19 laga bersama Inter Miami. Ia juga menguasai persaingan Golden Boot MLS usai memborong empat gol dalam kemenangan 7-1 atas CF Montreal.

Namun, peluang Inter Miami menambah trofi musim ini terbilang menipis setelah tersingkir dari Concacaf Champions Cup dan Leagues Cup serta tertinggal 10 poin di ajang regular season. Praktis, MLS Cup menjadi satu-satunya peluang tersisa bagi Inter Miami untuk meraih gelar juara pada musim ini.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow