Pemkab Bone Bolango Lobi Pemerintah Pusat Percepat Pembangunan Jalan Tulabolo Pinogu

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango meningkatkan tekanan diplomasi pembangunan ke pemerintah pusat untuk mempercepat realisasi Jalan Tulabolo–Pinogu. Pembangunan infrastruktur jalan ini dinilai menjadi kunci utama dalam membuka keterisolasian masyarakat di Kecamatan Pinogu.

Upaya percepatan tersebut diwujudkan melalui audiensi resmi dengan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, seperti dilansir dari Ulanda.

Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail, hadir langsung bersama Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo. Rombongan pemerintah daerah tersebut diterima oleh Kepala BSKDN, Suharyono Huntoyungo.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, proyek akses jalan tersebut memiliki fungsi yang jauh lebih strategis dari sekadar pembangunan fisik badan jalan semata.

"Yang kita dorong bukan hanya pembangunan jalan, tetapi bagaimana membuka akses dan menghadirkan pemerataan pembangunan bagi masyarakat Pinogu. Ketika akses terbuka, mobilitas masyarakat, distribusi barang, pelayanan pemerintah, hingga aktivitas ekonomi akan ikut bergerak," kata Yusbar.

Yusbar menegaskan kondisi geografis wilayah Pinogu yang sulit membuat pengerjaan jalan tidak bisa menggantungkan anggaran daerah semata. Medan yang berat serta besarnya kebutuhan dana memerlukan keterlibatan aktif pemerintah pusat secara lebih serius.

Oleh karena itu, pemerintah daerah memilih langkah penguatan koordinasi antar-kementerian agar proyek Jalan Tulabolo–Pinogu memperoleh prioritas dukungan kebijakan dan alokasi dana.

"Kita memahami bahwa pembangunan ini membutuhkan dukungan dan kerja bersama. Pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi, menyampaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan, sehingga ada langkah konkret yang bisa kita dorong bersama untuk mempercepat pembangunan Jalan Tulabolo–Pinogu," ujar Yusbar.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bagian dari perencanaan strategis. Langkah ini dirancang untuk memperkuat konektivitas sekaligus menekan ketimpangan pembangunan antarkawasan di Bone Bolango.

Menurut Sri Mulyani, hambatan akses transportasi selama ini telah berdampak langsung pada sektor pendidikan, kesehatan, dan efektivitas pelayanan publik.

"Jalan Tulabolo–Pinogu kita lihat sebagai bagian penting dari upaya pemerataan pembangunan. Infrastruktur ini akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat, karena aksesibilitas sangat menentukan bagaimana potensi suatu wilayah bisa berkembang," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan bahwa proyek ini ditempatkan dalam kerangka perencanaan jangka panjang guna memicu pertumbuhan investasi dan penguatan ekonomi warga lokal.

"Kami di Bappeda terus memastikan kebutuhan pembangunan ini masuk dalam kerangka perencanaan daerah secara terukur. Di saat yang sama, kami membuka ruang koordinasi dengan pemerintah pusat agar dukungan terhadap pembangunan Jalan Tulabolo–Pinogu dapat semakin kuat," ujar Sri Mulyani.

Sinergi dengan pemerintah pusat menjadi kunci utama Pemkab Bone Bolango untuk mengawal implementasi proyek tersebut hingga tuntas di lapangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow