Persita Tangerang Bersiap Hadapi PSIM pada Laga Perdana BRI Super League

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Persita Tangerang terus mematangkan kesiapan tim jelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi BRI Super League 2026/2027. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane tersebut dijadwalkan memulai pertandingan perdana dalam laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada 5 September mendatang, dilansir dari Bola.

Rangkaian pemusatan latihan selama dua pekan di Yogyakarta telah dituntaskan oleh anak asuh Carlos Pena. Selama menjalani agenda latihan di Kota Gudeg, para pemain digembleng porsi latihan fisik intensif serta pemantapan skema permainan melalui beberapa laga uji coba.

Tim yang bermarkas di Indomilk Arena Stadium ini mengusung misi bangkit pada musim baru. Pada kompetisi BRI Super League 2025/2026 lalu, Persita harus puas mengakhiri musim dengan finis di urutan ke-10 klasemen akhir.

Menghadapi musim baru, manajemen dan tim menyusun komposisi pemain lokal maupun asing di seluruh lini. Persita membidik posisi papan atas, meski harus bersaing ketat dengan tim-tim seperti Borneo FC, Dewa United, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, hingga Persib Bandung.

Evaluasi dan Pemantapan Taktik Tim

Kapten tim Persita Tangerang, Javlon Guseynov, menyatakan seluruh anggota skuad berada dalam kondisi siap tempur. Pengalaman dari hasil musim lalu dijadikan sebagai bahan evaluasi demi meningkatkan performa seluruh pemain di lapangan.

"Menurut saya, persiapan kami berjalan dengan baik. Kami telah berlatih keras, baik secara fisik maupun taktik, dan yang terpenting adalah tim ini makin akrab dan solid dari hari ke hari. Masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki, tapi menurut saya kami berada di jalur yang tepat," kata Javlon Guseynov.

Pemain kawakan asal Uzbekistan tersebut menambahkan bahwa serangkaian laga uji coba memberikan dampak positif bagi adaptasi tim, terutama untuk para pilar baru.

"Pertandingan persahabatan yang kami jalani tentu sangat bermanfaat bagi tim. Pertandingan tersebut memberi kami kesempatan untuk menguji berbagai taktik, memahami apa yang perlu diperbaiki, serta memberikan waktu bagi para pemain baru untuk beradaptasi," ujar pemain berusia 35 tahun tersebut.

Javlon Guseynov menegaskan fokus utama seluruh jajaran pemain saat ini adalah konsistensi untuk terus belajar agar bisa tampil lebih baik dibanding musim-musim sebelumnya.

"Hasil pertandingan bukanlah hal terpenting dalam masa persiapan, yang terpenting adalah kami belajar dan berkembang menjadi tim yang lebih baik," tutur Javlon Guseynov.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow