Pemkot Gorontalo Minta Kelurahan dan OPD Selesaikan RKA
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menginstruksikan seluruh lurah dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyelesaikan penginputan Dana Kelurahan serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 paling lambat Sabtu (15/8/2026), sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Teguran keras tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gorontalo, Jumat (14/8/2026). Adhan menilai lambatnya proses administrasi ini mencerminkan lemahnya koordinasi internal di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.
Dalam rapat tersebut, Adhan menyoroti ketidakmampuan sejumlah lurah dalam menghadirkan empat pemain sepak takraw untuk menyemarakkan rangkaian kegiatan peringatan hari kemerdekaan.
"Cuma mengurus empat orang saja susah. Kalau serius mengikuti kegiatan, datang ke panitianya," tegas Adhan.
Ia menekankan bahwa ketidakmampuan mengordinasikan hal kecil menjadi cerminan dari kapasitas kepemimpinan seorang lurah dalam melayani masyarakat luas.
"Kalau mengurus empat orang saja tidak mampu, apalagi mengurus 100 orang," ujarnya.
Selain masalah teknis kegiatan, Adhan mencatat terdapat 16 kelurahan yang belum menyerahkan dokumen Dana Kelurahan untuk perencanaan program, padahal alokasi anggaran tersebut telah disiapkan sejak beberapa pekan sebelumnya.
"Paling lambat besok sudah masuk semua Dana Kelurahan untuk rencana," katanya.
Sorotan serupa juga diarahkan kepada jajaran pimpinan OPD. Adhan mengungkapkan bahwa sebagian besar instansi belum menyetorkan RKA 2027 meskipun instruksi penyusunan telah diberikan dalam kurun satu hingga dua pekan terakhir.
Keterlambatan penyampaian dokumen RKA tersebut dinilai berpotensi menyumbat dan memperlambat proses pembahasan perubahan APBD Kota Gorontalo.
"Kalau memang tidak mampu, cari orang yang mampu. Jangan sampai justru menghambat," tegasnya.
Ia meminta seluruh pimpinan instansi memastikan berkas administrasi anggaran tersebut rampung sebelum batas waktu yang ditentukan.
"Jadi dua hal ini yang saya minta paling lambat besok semua, baik kelurahan maupun RKA, sudah harus masuk," ujarnya.
Di samping masalah perencanaan anggaran, Adhan juga merespons laporan warga terkait tumpukan sampah yang memadati jalur menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta menyayangkan absennya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dalam rapat evaluasi tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota memberi pengarahan kepada para guru PPPK paruh waktu agar tetap bersyukur atas penyerapan tenaga kerja oleh pemerintah daerah di tengah maraknya kebijakan pemutusan hubungan kerja non-ASN di daerah lain.
"Bersyukurlah masih ditampung oleh pemerintah kota. Jangan banyak tuntutan, syukurlah dengan apa yang ada," kata Adhan.
Pemerintah Kota Gorontalo menargetkan seluruh berkas laporan kelurahan dan RKA OPD telah diterima secara lengkap pada Sabtu siang guna menjaga kelancaran agenda pembangunan daerah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow