PSIM Yogyakarta Genjot Persiapan Pramusim Menjelang Super League

Smallest Font
Largest Font

PSIM Yogyakarta memaksimalkan waktu satu bulan jelang bergulirnya Super League 2026/2027 pada 4 September mendatang guna memantapkan kesiapan tim. Dilansir dari Bola, seluruh pemain Laskar Mataram diperkirakan selesai berkumpul pada pekan ini untuk memfokuskan pembentukan chemistry tim.

Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyambut baik kelengkapan amunisi pemainnya dalam mengarungi masa pramusim. Tim pelatih telah menyiapkan serangkaian program latihan fisik dan taktik dasar.

"Saya berharap kami terus berkembang. Minggu ini skuad kami akan lengkap karena semua pemain sudah bergabung," ujar Van Gastel.

Selain menggelar latihan rutin, skuad PSIM merencanakan enam pertandingan uji coba tambahan demi mematangkan komposisi tim. Uji coba pertama telah dilakoni saat bersua klub lokal Beta Jaya di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Sabtu (1/8/2026) sore WIB.

"Setelah itu, kami bisa fokus bersiap menghadapi awal liga sambil terus membenahi taktik dan kondisi fisik. Kami juga merencanakan enam pertandingan lagi," sambung pelatih asal Belanda tersebut.

Mantan asisten pelatih Besiktas tersebut memanfaatkan laga kontra Beta Jaya untuk memberikan menit bermain kepada seluruh pilar. Pertandingan itu ditujukan sebagai sarana adaptasi awal antarpemain dengan skema permainan baru.

"Ini pertandingan pertama, jadi para pemain harus saling beradaptasi satu sama lain dan para pemain baru juga harus terbiasa dengan saya dan apa yang saya harapkan dari mereka," katanya.

Van Gastel menilai kemauan bertanding serta tingkat energi para pemain berada pada level yang positif meski evaluasi tetap harus dilakukan.

"Secara keseluruhan, energi serta kemauan untuk bermain dan menang sangat bagus menurut saya. Jelas kami masih harus banyak berbenah. Ini baru laga pertama, jadi untuk saat ini sudah cukup baik," imbuh mantan pelatih NAC Breda itu.

Fokus utama yang ingin ditanamkan tim pelatih meliputi penerapan penguasaan bola (ball possession) serta skema tekanan tinggi (high pressing) kepada lawan.

"Target utamanya adalah cara bermain yang kami inginkan, khususnya dalam penguasaan bola (ball possession). Hal kedua adalah fisik. Saya ingin mereka terus menekan," ungkap Van Gastel.

Mayoritas pemain hanya dimainkan selama 45 menit pada laga uji coba perdana agar mampu mengeluarkannya seluruh kemampuan secara maksimal tanpa menghemat tenaga.

"Sebagian besar dari mereka hanya main 45 menit, jadi saya minta mereka bekerja ekstra keras melebihi biasanya. Biasanya pemain menghemat tenaga untuk 90 menit, tapi tadi hanya 45 menit dan mereka berhasil melakukannya," tutur juru taktik berlisensi UEFA Pro itu.

Proses adaptasi strategi dan peningkatan daya tahan fisik menjadi prioritas utama PSIM Yogyakarta sepanjang agenda pramusim ini.

"Jadi, inti ujiannya adalah membiasakan diri dengan skema permainan dan meningkatkan kondisi fisik," pungkas Van Gastel.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed