PSSI Kategorikan Pemain Diaspora Sebagai Marquee Player Liga Putri

Smallest Font
Largest Font

Dua pemain Timnas Wanita Indonesia, Estella Loupatty dan Isabelle Nottet, dipastikan berlaga di Liga Putri Indonesia 2026/2027 yang dimulai 17 Oktober 2026. Namun, keduanya tidak terdaftar sebagai pemain lokal biasa, melainkan dikategorikan sebagai marquee player, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pengoperasian regulasi khusus ini membuat status kedua pemain diaspora tersebut masuk ke dalam kuota pemain asing. Pihak operator liga menilai kualitas dan rekam jejak keduanya berada di atas rata-rata pemain lokal.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani, memberikan penjelasan mengenai penerapan aturan tersebut bagi kompetisi musim perdana.

"Kami memberikan regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing. Nah, kebetulan kalau untuk musim pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung," ujar Vivin Cahyani, Anggota Komite Eksekutif PSSI di Jakarta pada Selasa (11/8/2026).

Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan daya saing antar-klub serta meningkatkan nilai komersial kompetisi. Vivin juga mengakui bahwa meyakinkan pemain diaspora agar bersedia berkarier di tanah air memerlukan proses tersendiri.

"Saya tahu butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau join di liga putri kita. Yang pertama Isabelle Nottet, yang kedua Estella Loupatty. Jadi, karena baru ada dua diaspora, mereka termasuk marquee player," tambah Vivin Cahyani, Anggota Komite Eksekutif PSSI.

Kompetisi Liga Putri Indonesia 2026/2027 dijadwalkan melangsungkan kick-off perdana pada 17 Oktober 2026 dengan diikuti oleh enam klub peserta.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed