Toyota Calya Bekas Tahun 2016 Hingga 2017 Dijual Mulai Rp85 Jutaan
Mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang dengan harga relatif terjangkau masih menjadi buruan di pasar kendaraan sekon. Toyota Calya keluaran 2016 hingga 2017 dapat menjadi opsi menarik untuk kebutuhan harian tanpa harus merogoh kocek lebih dalam seperti kelas MPV atas.
Seperti dilansir dari Moladin, unit Calya bekas rilisan awal tersebut kini dipasarkan mulai dari Rp85 jutaan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Selain ramah di kantong, mobil ini menawarkan efisiensi bahan bakar serta perawatan yang terbilang praktis.
Toyota Calya pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 dengan memboyong dapur pacu 1.2 liter berkode 3NR-VE. Mesin berkapasitas 1.197 cc 4-silinder DOHC Dual VVT-i ini mampu menyemburkan daya hingga 88 dk dan torsi puncaknya menyentuh 108 Nm.
Pabrikan menyediakan dua pilihan pemindah daya untuk model ini. Pembeli bisa memilih opsi transmisi manual 5-percepatan atau versi otomatis konvensional 4-percepatan.
Patokan harga di pasar mobil bekas cukup beragam bergantung varian, tahun produksi, kondisi unit, hingga kelengkapan dokumen kendaraan.
| Varian | Tahun | Spesifikasi Mesin | Kisaran Harga |
|---|---|---|---|
| E M/T | 2016 | 1.200 cc, 88 dk | Rp85 juta |
| G M/T | 2016 | 1.200 cc, 88 dk | Rp100 juta |
| G A/T | 2016 | 1.200 cc, 88 dk | Rp110 juta |
| E M/T | 2017 | 1.200 cc, 88 dk | Rp90 juta |
| G M/T | 2017 | 1.200 cc, 88 dk | Rp105 juta |
| G A/T | 2017 | 1.200 cc, 88 dk | Rp115 juta |
Tipe E M/T lansiran 2016 memegang predikat varian paling terjangkau. Sementara itu, varian G A/T keluaran 2017 menawarkan kenyamanan lebih untuk menembus kemacetan jalanan kota.
Panduan Perawatan dan Tips Sebelum Membeli
Penggantian oli mesin dianjurkan secara rutin setiap kisaran 30.000 hingga 40.000 km tergantung intensitas pemakaian. Pada tipe otomatis, perawatan rutin transmisi cukup memakai metode penggantian oli konvensional tanpa perlu prosedur flushing bila kondisi masih normal.
Mengingat usia kendaraan yang sudah mendekati satu dekade, calon pembeli disarankan mengutamakan kondisi fisik dan mekanis ketimbang sekadar tergiur harga murah.
Menggunakan jasa inspeksi independen sangat dianjurkan guna mendeteksi potensi kerusakan pada bagian kaki-kaki, bodi, transmisi, maupun mesin. Pastikan pula mesin mudah dinyalakan, tidak bersuara kasar, serta bebas dari kebocoran oli atau asap knalpot yang tidak wajar.
Perpindahan gigi pada transmisi otomatis wajib terasa halus tanpa hentakan keras, begitu pula dengan kondisi kopling pada tipe manual. Riwayat servis berkala yang lengkap juga menjadi bukti penting bahwa pemilik sebelumnya merawat kendaraan tersebut dengan baik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow