Windra Lagarusu Rutin Mengajar Al-Qur'an di Gorontalo Utara
Pembentukan karakter masyarakat berbasis keagamaan terus digalakkan di kawasan Gorontalo Utara. Seperti dilansir dari Gotimes, anggota DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, secara konsisten membagi waktunya untuk mengabdi dalam dunia pendidikan Islam. Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mewakili Daerah Pemilihan Kecamatan Anggrek dan Monano.
Di luar aktivitas perpolitikan dan tugas kedewanan, ia rutin mengajar baca Al-Qur’an serta mengisi berbagai kajian keislaman. Selain itu, Windra juga aktif memimpin majelis taklim di beberapa lokasi. Kegiatan pembinaan ini menjangkau lintas generasi, mulai dari kelompok anak-anak, usia remaja, hingga warga dewasa.
Para peserta yang mengikuti program pembinaan agama ini berasal dari berbagai wilayah kecamatan. Beberapa di antaranya meliputi Kecamatan Kwandang, Anggrek, hingga Kecamatan Sumalata.
Aktivitas pengajaran yang dijalankan tidak sekadar berfokus pada kelancaran membaca Al-Qur’an semata. Pembinaan tersebut dirancang untuk memperdalam pemahaman nilai-nilai Islam agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan keagamaan dinilai sebagai pilar utama dalam membangun fondasi moral generasi muda. Hal ini sangat krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta derasnya arus informasi saat ini.
Oleh karena itu, penguatan akidah, perbaikan akhlak, dan penanaman pemahaman Al-Qur’an harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu membentengi mental dan etika para pemuda daerah. "Generasi muda membutuhkan bekal ilmu agama agar memiliki karakter yang kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup," kata Windra.
Ruang Diskusi dan Pembangunan Sumber Daya Manusia
Majelis taklim yang dibina tidak hanya difungsikan sebagai tempat belajar mengaji. Wadah tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana diskusi interaktif dan pembinaan sosial bagi warga sekitar. Melalui setiap forum pertemuan, masyarakat diajak untuk memahami ajaran agama secara menyeluruh.
Pemahaman komprehensif tersebut kemudian diarahkan agar dapat diamalkan langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Program pembinaan spiritual ini diharapkan terus berkembang pesat melalui sinergi dari seluruh elemen. Keberlanjutan kegiatan sosial-keagamaan membutuhkan dukungan kolektif dari berbagai pihak di daerah.
Kemajuan sebuah daerah tidak semata-mata diukur dari keberhasilan pembangunan infrastruktur fisik. Peningkatan mutu sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berintegritas, serta berpemahaman agama baik menjadi fondasi utama.
Upaya mencetak generasi muda berkarakter dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Gorontalo Utara. Dengan demikian, sektor pendidikan keagamaan patut memperoleh perhatian bersama secara berkesinambungan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow