Pajak Dikembalikan ke Rakyat, Adhan Dambea Wajibkan Toko dan Restoran Ikut Pelatihan Pelayanan
Beranda Daerah Pemkot Gorontalo Pajak Dikembalikan ke Rakyat, Adhan Dambea Wajibkan Toko dan Restoran Ikut Pelatihan Pelayanan
Ulanda.id – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menilai kualitas pelayanan di toko dan restoran menjadi faktor yang menentukan daya saing sektor jasa di daerah. Menurut dia, pertumbuhan jumlah usaha tidak akan memberikan dampak maksimal apabila kualitas pelayanan kepada konsumen masih rendah.
Karena itu, Pemerintah Kota Gorontalo akan menggelar pelatihan pelayan toko dan restoran pada 2027 sebagai upaya meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di sektor jasa.
Adhan mengatakan pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan melayani, tetapi juga dari sikap, etika, kemampuan berkomunikasi, serta standar pelayanan yang diterapkan kepada setiap pelanggan.
“Daya saing sektor jasa sangat bergantung pada kemampuan pelayan dalam memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan sesuai standar,” kata Adhan saat berbincang dengan wartawan, Selasa (4/8/2026).
Menurut dia, pelayanan yang berkualitas akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen dan pada akhirnya berdampak pada perkembangan usaha. Sebaliknya, pelayanan yang buruk dapat mengurangi kepercayaan pelanggan meskipun usaha tersebut memiliki produk yang baik.
Karena itu, pelatihan yang disiapkan pemerintah tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun budaya pelayanan yang lebih profesional di lingkungan usaha.
“Tahun depan akan kita laksanakan pelatihan untuk pelayan toko dan restoran. Saya akan meminta setiap pemilik usaha mengirimkan tiga orang karyawannya untuk mengikuti pelatihan tersebut,” ujar Adhan.
Wali Kota Gorontalo : Jangan Macam-Macam Dengan Palang Merah
Kebijakan itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah ingin melibatkan langsung pelaku usaha dalam program peningkatan kualitas layanan. Setiap pemilik toko dan restoran akan didorong mengirimkan perwakilan karyawan agar pelatihan memiliki dampak yang lebih luas terhadap standar pelayanan di Kota Gorontalo.
Adhan menilai kualitas SDM harus menjadi perhatian utama apabila Gorontalo ingin memperkuat sektor jasa dan perdagangan. Menurut dia, investasi pada manusia jauh lebih penting dibanding hanya memperbanyak jumlah usaha tanpa peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Ia mengatakan pemerintah akan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pelayanan dan pariwisata agar materi pelatihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Pelatihan tersebut diharapkan mampu memperbaiki standar pelayanan, meningkatkan kepuasan konsumen, dan memperkuat citra usaha lokal.
Bagi Adhan, pelayanan yang ramah dan profesional bukan sekadar etika kerja, tetapi juga strategi ekonomi. Ketika konsumen merasa dihargai dan dilayani dengan baik, peluang mereka untuk kembali menggunakan jasa atau membeli produk akan semakin besar.
Program pelatihan pelayan toko dan restoran dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2027 melalui Dinas Pariwisata Kota Gorontalo. Pemerintah berharap langkah tersebut menjadi awal pembentukan standar pelayanan yang lebih baik, sekaligus memperkuat daya saing sektor jasa sebagai salah satu penopang ekonomi Kota Gorontalo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow