Komisi III DPRD Gorontalo Tinjau Akses Jembatan Tolomato Tapadaa

Smallest Font
Largest Font

Akses transportasi darat yang memadai di wilayah pedesaan terus menjadi perhatian legislatif daerah. Langkah ini terlihat saat pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo turun langsung meninjau lokasi pembangunan jembatan penghubung Desa Tolomato dan Desa Tapadaa, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (9/8), dilansir dari Gotimes. Peninjauan lapangan tersebut dilakukan guna mengamati langsung kondisi akses yang dimanfaatkan warga setempat sehari-hari.

Selain itu, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan urgensi dan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur penyeberangan yang baru. Akses penyeberangan yang menghubungkan kedua desa tersebut memegang peranan krusial bagi mobilitas harian warga. Kendati demikian, daya tampung sarana fisik yang ada saat ini masih sangat terbatas karena hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

Keterbatasan sarana fisik tersebut menyulitkan para pengguna kendaraan roda empat. Pengendara mobil terpaksa memilih rute alternatif dengan melintasi aliran sungai secara langsung demi mencapai kawasan di seberang.

Kondisi lapangan ini mendorong perlunya pembangunan sarana fisik yang lebih memadai dan bisa diakses semua moda transportasi. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kiyai, menegaskan pentingnya infrastruktur yang representative bagi warga setempat. "Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Saat ini kendaraan roda dua masih bisa melintas, tetapi untuk kendaraan roda empat harus menyeberangi sungai," kata Syamsir saat meninjau lokasi.

Kehadiran sarana penyeberangan permanen tidak sekadar memperlancar arus mobilitas warga. Penataan infrastruktur transportasi ini berkaitan erat dengan aspek keselamatan dan kemudahan publik saat memenuhi kebutuhan harian. Pihak legislatif berharap penyampaian aspirasi dari warga desa ini memperoleh tanggapan serius dari jajaran pemerintah daerah. Realisasi fisik dinilai perlu segera masuk ke dalam skema perencanaan pembangunan.

"Kami berharap aspirasi masyarakat ini bisa ditindaklanjuti. Pemerintah perlu melihat kebutuhan jembatan ini secara serius agar masyarakat mendapatkan akses yang lebih aman dan mudah," ujarnya. Seluruh temuan dari lapangan akan dibawa oleh Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo ke tahapan pembahasan berikutnya.

Hasil pemantauan ini bakal menjadi bahan koordinasi teknis bersama instansi serta pihak terkait. Realisasi sarana penghubung antara Desa Tolomato dan Desa Tapadaa diharapkan mampu mengurai kendala mobilitas lokal. Langkah pembangunan infrastruktur ini diproyeksikan dapat mendongkrak denyut aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed