OPPO A6c Resmi Meluncur Mengusung Baterai Besar 7.000 mAh
Vendor smartphone OPPO kembali menambah lini ponsel entry-level dengan merilis OPPO A6c ke pasar Indonesia. Kehadiran perangkat ini menyusul OPPO A6x yang sudah diluncurkan lebih dulu pada akhir tahun 2025.
Dilansir dari Gadgetren, kedua ponsel ini dipasarkan pada rentang harga yang setara di kisaran Rp2 jutaan. Meski begitu, OPPO menyematkan sejumlah perbedaan spesifikasi serta bahasa desain pada kedua model tersebut.
Perubahan visual terlihat pada bodi belakang OPPO A6c yang kini mengusung modul kamera persegi dengan cincin lensa terpisah. Tampilan ini berbeda dari OPPO A6x yang mengandalkan bingkai kamera berbentuk kapsul.
Varian warna yang disediakan mencakup stone brown, feather white, dan feather purple untuk OPPO A6c. Sementara itu, OPPO A6x hadir dalam pilihan warna ungu tua serta ungu muda.
Pada bagian muka, OPPO A6c kembali mengadopsi poni kecil (notch) pada layar. Pendahulunya, OPPO A6x, justru sudah menggunakan desain lubang kamera (punch hole) yang tampil lebih modern.
Panel layar OPPO A6x juga menawarkan tingkat kecerahan puncak hingga 1.125 nit. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan batas kecerahan OPPO A6c yang berada di level 900 nit.
Dapur Pacu dan Performa Hardware
Sektor pemrosesan OPPO A6x ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 685 berfabrikasi 6nm. Di sisi lain, OPPO A6c mengandalkan Unisoc T7250 yang dirancang menggunakan fabrikasi 12nm.
Berdasarkan pengujian internal Gadgetren memakai aplikasi AnTuTu v10, Snapdragon 685 pada OPPO A6x mampu menembus skor 360 ribuan. Nilai tersebut mengungguli Unisoc T7250 milik OPPO A6c yang meraih skor di kisaran 260 ribuan.
Penggunaan chipset tersebut mempengaruhi sertifikasi kelancaran pemakaian perangkat. OPPO A6x diklaim sanggup menjaga performa lancar hingga 60 bulan, sedangkan OPPO A6c mengantongi jaminan kelancaran 48 bulan.
Meski performa mesinnya lebih rendah, OPPO A6c menawarkan opsi kapasitas penyimpanan yang lebih bervariasi. Pengguna mendapat pilihan memori internal 64GB dan 128GB, sementara OPPO A6x hanya menyediakan varian 64GB.
Kapasitas Baterai dan Fitur Kamera
Keunggulan utama OPPO A6c terletak pada kapasitas baterainya yang mencapai 7.000 mAh. Penampung daya ini lebih besar 500 mAh dibanding baterai OPPO A6x yang berkapasitas 6.500 mAh.
Uji laboratorium internal menunjukkan baterai OPPO A6c dapat mendukung aktivitas bermain game MOBA hingga 11,6 jam. Pada OPPO A6x, daya tahan memainkan game serupa tercatat bertahan selama 9,6 jam.
Peningkatan daya baterai membuat bobot OPPO A6c meningkat menjadi 215 gram. Angka ini sedikit lebih berat dari OPPO A6x yang memiliki bobot 210 gram.
Untuk fotografi, kedua ponsel memboyong kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP. Namun, OPPO A6x mendapatkan dukungan sensor tambahan monokrom QVGA serta kemampuan perekaman video depan 1080p, sedangkan OPPO A6c terbatas pada resolusi 720p.
OPPO A6c membalasnya dengan cakupan sudut pandang lensa utama yang mencapai 80 derajat. Ponsel ini juga mengadopsi konektivitas Bluetooth 5.2, lebih baru dibanding Bluetooth 5.0 pada OPPO A6x.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow