Pemkot Gorontalo Alokasikan Anggaran Infrastruktur Kota Utara
Pemerintah Kota Gorontalo memaparkan rincian alokasi anggaran pembangunan infrastruktur di Kecamatan Kota Utara untuk periode 2025–2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026. Proyek yang disiapkan mencakup perbaikan jalan, jaringan drainase, fasilitas pendidikan, hingga sambungan air bersih warga.
Seperti dilansir dari Ulanda, pemaparan program tersebut disampaikan langsung dalam kegiatan sosialisasi dan silaturahmi pemerintah kota yang berlangsung di Kelurahan Dulomo Selatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Novieta Silangen, menyampaikan bahwa skema pembangunan menyasar infrastruktur fisik berskala besar hingga jaringan lingkungan.
"Program yang kami paparkan mencakup pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan infrastruktur yang telah berjalan maupun yang sedang dipersiapkan untuk 2026," kata Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Novieta Silangen.
Pada anggaran 2025, sektor pendidikan Kota Utara menerima alokasi Rp200 juta untuk rehabilitasi pagar SD Negeri 93 dan Rp422,5 juta untuk ruang kelas TK Negeri Pembina melalui DAU Pendidikan. Di sektor jalan, pemeliharaan bahu Jalan Lepoyo dianggarkan Rp93 juta dari PAD, serta peningkatan jalan Perumahan Agrindo Wongkaditi Barat senilai Rp189,5 juta. Sementara itu, proyek rehabilitasi Kantor Kelurahan Dembe II bernilai Rp199,85 juta ditunda pelaksanaannya.
Pemerintah juga menyalurkan Dana Pengembangan Kelurahan 2025 sebesar Rp200 juta untuk pengadaan getor listrik senilai Rp138,264 juta dan pembersihan saluran Rp61,706 juta. Sektor drainase menjadi fokus utama 2025 dengan pembersihan 15.135 meter saluran di 46 titik. Penanganan terpanjang berada di Kelurahan Dulomo Selatan meliputi 17 lokasi sepanjang 8.274 meter, disusul Dulomo Utara, Dembe II, Wongkaditi Barat, dan Dembe Jaya.
Memasuki tahun 2026, proyek strategis utama difokuskan pada rekonstruksi dan peningkatan Jalan Taman Buah dengan anggaran Rp3 miliar yang telah memasuki tahap pelaksanaan. Selain itu, dialokasikan anggaran DAK sebesar Rp736 juta untuk jaringan sambungan rumah air bersih di Kelurahan Dulomo Utara, serta Rp200 juta untuk rehabilitasi pagar TK Negeri Pembina.
Dana Pengembangan Kelurahan 2026 sebesar Rp200 juta di Dulomo Selatan dimanfaatkan untuk pembersihan saluran di tujuh lokasi senilai Rp78,6 juta, pembangunan saluran dua lokasi senilai Rp53,4 juta, dan jalan paving block Rp48 juta.
Novieta menjelaskan bahwa integrasi berbagai sektor proyek ini merupakan langkah strategis daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di tingkat kelurahan.
"Tujuan akhirnya adalah memperbaiki kualitas infrastruktur dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Novieta Silangen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow