Pemkot Gorontalo Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Smallest Font
Largest Font

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Nuryanto menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus dijadikan sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Pernyataan tersebut disampaikan saat melepas peserta Karnaval Budaya TK/PAUD serta gerak jalan SD/SMP di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo, Rabu (12/8/2026), sebagaimana dilansir dari Ulanda. Nuryanto menilai perayaan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada agenda tahunan seperti seremoni, upacara, dan perlombaan semata.

Menurutnya, lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu difungsikan sebagai ruang pembentukan perilaku anak-anak. "Kemerdekaan tidak boleh hanya dikenang sebagai peristiwa sejarah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat kemerdekaan itu kita hadirkan dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari anak-anak kita," kata Nuryanto, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Gorontalo.

Penguatan nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, kerja sama, dan toleransi budaya dinilai dapat dibentuk melalui partisipasi siswa dalam kegiatan karnaval budaya maupun gerak jalan. Nuryanto menyampaikan bahwa proses pembentukan watak memerlukan keterlibatan aktif guru dan orang tua secara berkelanjutan.

"Yang kita bangun bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga karakter. Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, disiplin, menghargai budaya, dan mampu bekerja sama dengan orang lain," ujar Nuryanto. Selain peningkatan akademis dan prestasi kompetisi, indikator keberhasilan pendidikan disebut terletak pada pengembangan integritas serta kepedulian sosial anak. Sekolah diharapkan memberikan ruang bagi siswa untuk belajar memimpin dan berinteraksi sosial.

"Jangan takut kalah. Yang paling penting adalah keberanian untuk mencoba, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik," kata Nuryanto. Guna mewujudkan generasi yang peka sosial dan berbudaya, para pendidik beserta orang tua diimbau untuk memberikan teladan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ia menambahkan bahwa kemerdekaan akan kehilangan maknanya tanpa karakter generasi penerus yang kuat.

"Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai kesempatan untuk membangun generasi yang berpendidikan, berbudaya, disiplin, dan memiliki semangat gotong royong. Di situlah kemerdekaan menemukan maknanya," tutur Nuryanto.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed