Presiden CAF Dukung Gianni Infantino Bertahan Hingga Pemilihan FIFA 2027
Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), Patrice Motsepe, menegaskan bahwa kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino harus ditentukan lewat mekanisme pemilihan resmi pada 2027. Pernyataan ini muncul di tengah gelombang kritik dari sejumlah konfederasi, seperti dilansir dari Bola.
Infantino menghadapi tekanan kuat dari UEFA, AFC, dan CONCACAF terkait rencana penetapan investasi swasta dalam beberapa kompetisi, termasuk Piala Dunia. Gelombang penolakan tersebut memicu desakan agar posisi kepemimpinannya dievaluasi sebelum masa jabatannya berakhir.
Motsepe menilai upaya menyingkirkan Infantino di luar mekanisme resmi tidak tepat untuk diterapkan. Menurut penjelasannya, keputusan akhir mengenai kepemimpinan federasi merupakan hak mutlak dari 211 asosiasi anggota FIFA.
"Pemilihan akan berlangsung tahun depan. Kita harus membiarkan proses tersebut berjalan dan membiarkan 211 anggota menentukan," kata Patrice Motsepe, Presiden CAF.
Ia menambahkan bahwa penantang yang ingin menggantikan kepemimpinan saat ini seharusnya mengikuti prosedur yang sah.
"Jika ada kandidat yang ingin melawan dia, ajukan nama mereka. Itu adalah hal yang benar," kata Patrice Motsepe, Presiden CAF.
Motsepe juga menyoroti pentingnya keterbukaan terhadap evaluasi kinerja bagi setiap pemimpin organisasi sepak bola. Ia menyatakan bahwa dirinya sendiri siap dikritik apabila mengambil kebijakan yang menyimpang dari tata kelola organisasi.
"Jika saya sebagai presiden bertindak dengan cara yang tidak mencerminkan proses yang semestinya atau tata kelola yang baik, saya harus siap diperiksa dan pertanyaan-pertanyaan itu harus diajukan kepada saya," ujar Patrice Motsepe, Presiden CAF.
Ia menekankan agar seluruh pihak mematuhi jalur resmi organisasi apabila memiliki keberatan terhadap kepemimpinan yang sedang berjalan.
"Jika seseorang memiliki masalah dengan siapa pun, baik Gianni maupun orang lain, ikuti proses FIFA. Jika ingin menggantinya, lakukan melalui pemilihan. Sederhana saja," ujar Patrice Motsepe, Presiden CAF.
Proses demokratis dinilai sebagai satu-satunya cara adil untuk mengukur tingkat kepercayaan seluruh anggota terhadap kepemimpinan Infantino.
"Biarkan 211 asosiasi anggota FIFA yang menentukan. Suara mereka akan menunjukkan apakah mereka masih percaya kepadanya atau tidak. Semua orang berhak mendapatkan penilaian dan perlakuan yang adil," kata Patrice Motsepe, Presiden CAF.
CAF mengonfirmasi bahwa mereka tetap memberikan dukungan penuh kepada Infantino karena kontribusinya terhadap perkembangan sepak bola di benua Afrika.
"Dia telah loyal terhadap sepak bola Afrika. Dia mendapatkan dukungan dari Afrika," kata Patrice Motsepe, Presiden CAF.
Dukungan tersebut memperkuat posisi Infantino menjelang Kongres FIFA ke-77 yang dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow