Satlantas Polres Gorut Atasi Kemacetan Akibat Antrean SPBU Pontolo
Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM jenis Solar di SPBU Pontolo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, memicu penyempitan jalan raya. Penumpukan armada ini meluber hingga ke badan jalan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya, seperti dilansir dari Gotimes.
Kepadatan lalu lintas kerap terjadi di kawasan tersebut karena lokasi SPBU Pontolo berada di jalur perlintasan utama masyarakat. Ketika volume kendaraan meningkat, antrean pengisian Solar ini berpotensi merugikan para pengguna jalan lain yang sekadar melintas.
Menanggapi situasi ini, Kasat Lantas Polres Gorontalo Utara, IPTU Roy Y. Pidu, mengonfirmasi bahwa kepolisian telah berulang kali memberikan sosialisasi kepada pengelola SPBU dan para sopir.
"Kami sudah beberapa kali menyampaikan, termasuk kepada pengawas SPBU. Bisa tidak diatur supaya tidak terjadi kemacetan semaksimal mungkin," kata Roy.
Pihak kepolisian menilai penggunaan nomor antrean saja tidak cukup untuk mengurai masalah ini. Pengawasan langsung secara konsisten di lapangan sangat dibutuhkan agar armada yang mengantre tidak memakai bahu jalan.
Roy juga meminta pihak pengawas SPBU tidak hanya berfokus pada operasional di dalam area pompa pengisian, tetapi juga aktif memantau kondisi kendaraan di luar pagar SPBU.
"Saya sudah datangi pihak pengawas SPBU. Saya bilang, jangan hanya mengawasi di dalam, mengawasinya harus di luar juga. Ini tanggung jawab bersama," ujar Roy.
Penerapan nomor antrean secara disiplin dinilai menjadi solusi penting. Kendaraan wajib masuk sesuai urutan nomor dan dilarang menyelonong untuk menjaga ketertiban barisan.
"Kalau kita kasih nomor, harus sesuai dengan nomor. Kalau tidak ada nomor, tidak boleh mengisi," tutur Roy.
Satlantas Polres Gorontalo Utara telah melakukan peninjauan lapangan sebanyak tiga kali untuk memberikan imbauan sekaligus menempatkan personel pada jam-jam rawan kemacetan.
"Kami sudah mendatangi tiga kali. Pertama sosialisasi masalah, memberitahukan ini tidak bisa begini. Lalu setiap pagi juga kami di situ," kata Roy.
Lonjakan jumlah kendaraan pada pagi dan sore hari disinyalir menjadi pemicu utama parahnya kemacetan. Karena itu, penataan kendaraan perlu dilakukan tepat saat armada hendak mendekati area SPBU.
Roy membeberkan bahwa dirinya pernah secara langsung terjebak dalam kemacetan di depan SPBU tersebut.
"Sore maupun malam, saya juga pernah terperangkap dengan macet," ucap Roy.
Polres Gorontalo Utara menegaskan tidak memiliki kepentingan dalam proses niaga BBM di SPBU tersebut. Langkah penertiban dilakukan murni demi menjamin kelancaran hak-hak pengguna jalan umum.
"Saya bukan berurusan dengan SPBU, tetapi saya berhubungan dengan pengguna jalan lain," kata Roy.
Koordinasi dengan pihak pengelola dan instansi terkait terus berjalan guna merumuskan langkah konkret, seperti melarang kendaraan parkir sembarangan di bahu jalan.
"Kalau kita bisa laksanakan sama-sama, sebenarnya tidak ada yang susah," ujar Roy.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow