Koperasi GASS dan BUMD Tinelo Lipu Disorot Jadi Model Baru Pembangunan Daerah

Smallest Font
Largest Font

Beranda Parlemen DPRD Kab.Bone bolango Koperasi GASS dan BUMD Tinelo Lipu Disorot Jadi Model Baru Pembangunan Daerah

Ulanda.id – Sebuah nota kesepahaman yang diteken di tengah kemeriahan Festival Dionumo 2026 di Gorontalo Utara dipandang lebih dari sekadar seremoni kerja sama. Di mata Wakil Ketua DPRD Bone Bolango, Zainudin Pedro Bau, kemitraan antara Koperasi Global Akses Sejahtera (GASS) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tinelo Lipu justru menyimpan potensi menjadi contoh baru dalam mengakselerasi pembangunan daerah berbasis kolaborasi.

Menurut Pedro, daerah saat ini membutuhkan terobosan yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan ekonomi masyarakat. Dalam konteks itulah, sinergi antara pemerintah, BUMD, dan koperasi menjadi penting karena masing-masing memiliki sumber daya dan peran yang saling melengkapi.

“Kerja sama ini tidak boleh berhenti sebagai kesepakatan di atas kertas. Ia harus diterjemahkan menjadi langkah nyata yang melahirkan inovasi dan mempercepat pembangunan daerah. Saya melihat kolaborasi antara GASS dan BUMD Tinelo Lipu ini bisa menjadi role model bagi daerah lain,” kata Pedro, Kamis, 18 Juni 2026.

Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Ketua DPRD Faisal Yunus Soroti Sinkronisasi Aspirasi dan Anggaran

Pernyataan tersebut disampaikan sesaat setelah penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga itu. Kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang strategis, mulai dari pemasaran produk, pemanfaatan aset dan sarana usaha, digitalisasi layanan, pendampingan usaha, hingga pengembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bagi Pedro, ruang lingkup kerja sama yang cukup luas itu membuka peluang lahirnya berbagai program yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Ia menilai, selama ini keberhasilan pembangunan di daerah kerap dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Padahal, kata dia, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

“Pembangunan daerah tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha, koperasi, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama. Di sinilah pentingnya membangun kolaborasi yang produktif,” ujarnya.

Pedro memiliki alasan tersendiri mengapa ia memberi perhatian besar terhadap kerja sama tersebut. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bone Bolango, ia juga dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengawas Koperasi GASS. Dari posisinya itu, ia melihat adanya komitmen dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk terus membuka ruang kemitraan dengan berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Faisal Mohi Warning Dinas Pertanian, El Nino Ancam Ketahanan Pangan Bone Bolango

Menurutnya, sikap terbuka terhadap kerja sama merupakan modal penting bagi daerah untuk berkembang lebih cepat. Terlebih, tantangan pembangunan saat ini tidak lagi dapat diatasi melalui pendekatan sektoral yang berjalan sendiri-sendiri.

Ia mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan koperasi berpotensi melahirkan berbagai inovasi baru, baik dalam pengembangan usaha masyarakat maupun peningkatan daya saing ekonomi lokal.

“Ketika pemerintah, BUMD, dan koperasi bisa duduk bersama dan bekerja dalam satu tujuan, maka berbagai inovasi akan lahir. Dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Itulah yang saya maksud sebagai akselerasi pembangunan melalui kolaborasi,” katanya.

Pedro mengingatkan, ukuran keberhasilan sebuah nota kesepahaman bukan terletak pada proses penandatanganannya, melainkan pada implementasi yang dilakukan setelahnya. Karena itu, ia berharap kesepakatan yang telah dibangun dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret.

Ia optimistis, jika dijalankan secara konsisten, kerja sama antara Koperasi GASS dan BUMD Tinelo Lipu akan membuka peluang usaha baru, meningkatkan produktivitas masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal yang berkelanjutan.

“Harapan kita sederhana. Jangan sampai MoU ini berhenti sebagai dokumen yang disimpan di lemari. Yang paling penting adalah implementasinya dan hasil yang dirasakan masyarakat. Jika berhasil, model kolaborasi seperti ini layak ditiru daerah-daerah lain,” ujar Pedro.

Kemitraan yang dibangun di Gorontalo Utara itu sekaligus menunjukkan adanya pergeseran cara pandang dalam pembangunan daerah. Pemerintah tidak lagi diposisikan sebagai satu-satunya aktor utama, melainkan sebagai bagian dari ekosistem yang bekerja bersama pelaku usaha dan koperasi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Di tengah tuntutan pembangunan yang semakin cepat dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, kolaborasi semacam ini dinilai menjadi salah satu jalan untuk melahirkan program-program inovatif yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas kesempatan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed